RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat tipis 0,01 persen di level Rp 16.307 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.309 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Peso yang juga minus 0,03 persen, won Korsel menguat 0,4 persen, yen Jepang naik 0,13 persen, ringgit Malaysia menguat 0,11 persen, yuan China melemah 0,1 persen, dolar Singapura menguat 0,06 persen, dan dolar Taiwan naik tipis 0,01 persen.
Baca juga : Harga Emas Melesat Ke Rp 1.940.000 Per Gram
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,10 persen ke level 99,07. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,20 persen ke level Rp 22.041, dan terhadap dolar Australia menguat 0,05 persen ke level Rp 10.569.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar As yang menguat setelah rilis data pekerjaan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) yang lebih kuat dari perkiraan.
Baca juga : Rupiah Kembali Melemah Ke Rp 16.270
"Namun pelemahan mungkin akan terbatas oleh antisipasi menjelang pemberlakuan tarif baja oleh AS hari ini dan harapan akan penundaan tarif tersebut," jelasnya, Rabu (4/6/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.200-Rp 16.300 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.