Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini di awal pekan menguat 0,37 persen ke level di Rp 16.157 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan Jumat (23/5/2025) Rp 16.217 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,15 persen, dolar Singapura melesat 0,16 persen, baht Thailand menguat 0,11 persen. Lalu, won Korea Selatan melemah 0,05 persen dan ringgit Malaysia minus 0,60 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Rp 1.910.000 Per Gram
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,25 persen ke level 98,76. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,03 persen ke level Rp 18.196, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,31 persen ke level Rp 22.008, dan terhadap dolar Australia menguat 0,25 persen ke level Rp 10.553.
Analis pasa keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS karena konflik tarif negeri Paman Sam dengan Uni Eropa. “Dolar AS kembali melemah dengan meningkatnya tensi perang dagang antara AS dengan Uni Eropa," jelasnya, Senin (26/5/2025).
Baca juga : Jumat Pagi, Rupiah Naik Tipis Ke Rp 16.321 Per Dolar AS
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 16.200 sampai Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya