RM.id Rakyat Merdeka - Hingga Mei 2025, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Agen tercatat membukukan volume transaksi mencapai Rp 31,33 triliun atau sekitar 12,2 juta transaksi.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, BSI Agen mampu menjadi alternatif pendapatan bagi masyarakat di daerah.
“Selain agen layanan keuangan syariah, ternyata kehadiran BSI Agen menarik minat masyarakat di daerah sebagai sumber alternatif pendapatan,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Menurut Anton, BSI Agen diharapkan menjadi solusi strategis inklusi dan penetrasi keuangan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor cabang bank.
Baca juga : Transaksi Remitansi BSI Melonjak 15 Persen Capai Rp 47 Triliun Di 13 Negara
Melalui layanan seperti setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan, top-up e-wallet, referral gadai emas, hingga pelunasan pembayaran haji, masyarakat kini dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah.
“BSI Agen bukan hanya memperluas jangkauan layanan kami, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Kami melihat potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat melalui agen ini,” ujar Anton.
Dia menegaskan, strategi ini sejalan dengan misi BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif.
“Kami tidak hanya membuka akses, tapi juga membuka peluang. Banyak agen kami yang kini tumbuh menjadi pelaku ekonomi produktif di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.
Baca juga : MedcoEnergi Tebar Dividen Rp 1,03 Triliun Usai Cetak Kinerja Moncer
Pertumbuhan BSI Agen mencapai 18,36 persen secara tahunan dan mencapai sekitar 120 ribu agen, mencerminkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.
Agen-agen ini tersebar luas, terutama di wilayah Aceh, Palembang, dan Surabaya. Profil agen didominasi oleh pelaku usaha mikro seperti pedagang dan pemilik toko kelontong.
Peran BSI Agen diharapkan juga mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah di lingkungannya.
“Ke depan, BSI menetapkan target untuk meningkatkan jumlah BSI Agen menjadi 123.000 agen pada akhir tahun 2025,” tuturnya.
Baca juga : Laba PTPN Tembus Rp 1,23 Triliun Di April 2025, Naik 3.165 Persen
Target ini akan dicapai melalui pemetaan wilayah-wilayah strategis berbasis kebutuhan layanan keuangan, khususnya di daerah yang belum terjangkau kantor cabang.
Selain memperluas cakupan geografis, BSI juga berfokus pada penguatan fungsi agen agar mampu memberikan fitur layanan yang lebih luas.
Anton mengatakan, pihaknya terus mendorong agar BSI Agen tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga relevan secara fungsi.
“Ke depan, setiap agen akan menjadi representasi keuangan syariah dalam pelayanan yang modern, cepat, dan memberdayakan,” pungkas Anton.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.