Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
MedcoEnergi Tebar Dividen Rp 1,03 Triliun Usai Cetak Kinerja Moncer
Selasa, 3 Juni 2025 19:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) membagikan total dividen senilai 63.294.037 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara sekitar Rp 1,03 triliun (kurs Rp 16.319 per dolar AS) untuk tahun buku 2024.
Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa, 3 Juni 2025.
Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro mengatakan, perusahaan mencatatkan kinerja operasional dan keuangan yang kuat sepanjang 2024.
Baca juga : Mensos Ungkap Rp504 Triliun Bansos Dari Kementerian & Lembaga Diduga Melenceng
Capaian tersebut melampaui target produksi minyak dan gas, penjualan ketenagalistrikan, efisiensi biaya, pemanfaatan modal, dan pengurangan utang.
“Kepercayaan dan dukungan Pemegang Saham memperkuat komitmen kami untuk pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan,” ujar Hilmi dalam keterangan tertulis, Selasa (3/6/2025).
Dari total dividen tersebut, 25.338.499 dolar AS atau setara sekitar Rp 413,7 miliar telah dibagikan sebagai dividen interim pada 1 November 2024 (senilai Rp 15,75 per saham).
Baca juga : Direstui Pemegang Saham, PGN Tebar Dividen Jumbo Rp 4,4 T, Ini Jadwal Pembagiannya
Sementara dividen final sebesar Rp 25 per saham, yang setara dengan sekitar 37.955.538 dolar AS atau Rp 619,9 miliar, akan dibayarkan pada 4 Juli 2025.
Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku 2024.
RUPST juga menyepakati penetapan remunerasi bagi dewan komisaris dan direksi serta menunjuk auditor keuangan untuk tahun buku 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya