BREAKING NEWS
 

Pastikan Integrasi Ke Seller Center Beri Dampak Positif

Tokopedia Dan TikTok Shop Klaim Penjualan Meningkat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Sabtu, 14 Juni 2025 07:00 WIB
Head of Communications of Tokopedia and TikTok E-commerce Aditia Grasio Nelwan (kiri) dan Manager E-commerce Casio Gallery Avi Rahajeng saat berbincang dengan Rakyat Merdeka dan beberapa perwakilan media lainnya dalam agenda mini group interview di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Foto: Dwi Ilhami/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tokopedia dan TikTok Shop memastikan perubahan sistem, penjualan melakukan integrasi ke pusat penjual (Seller Center), memberikan dampak positif untuk para penjual (seller). Pengelolaan bisnis kini menjadi lebih mudah dan efisien.

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan memanggil Tokopedia dan TikTok Shop menyikapi beredarnya berbagai keluhan para penjual di platform e-com­merce Tokopedia, akibat peruba­han proses integrasi pusat penjual.

Diketahui, pasca ByteDance (pemilik TikTok) mengambil alih saham mayoritas Toko­pedia sebesar 75,01 persen, atau mencapai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) sekitar Rp 23,25 triliun pada 2023, seluruh layanan secara bertahap diintegrasikan.

Terbaru, Tokopedia dan Tik­Tok Shop melakukan integrasi sistem Seller Center untuk para penjual di pusat penjual ter­integrasi bertajuk Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, yang telah diresmikan pada Rabu (11/6/2025).

Menurut Head of Commu­nications of Tokopedia and TikTok E-commerce Aditia Grasio Nelwan, proses ini sudah diperkenalkan sejak awal tahun kepada beberapa seller sebagai tahap seleksi, sebelum dibuka secara luas pada 8 April lalu.

Baca juga : Waspada, Pengendara Pilih Lapak Parkir Liar

“Meskipun sistem integrasi ini cukup rumit dan memerlukan waktu, kami terus membuka ak­ses secara bertahap dari ratusan hingga ribuan seller,” kata Aditia saat berbincang dengan Rakyat Merdeka dan beberapa per­wakilan media lainnya dalam agenda mini group interview di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Adit ini membeberkan, pada 8 April lalu, integrasi dibuka untuk seluruh seller lewat kolom feed­back, yang memudahkan para seller memberikan masukan, terkait proses merger dan data yang dibutuhkan.

Meski beberapa seller memiliki keluhan akibat proses integrasi, namun Adit mengklaim, saat ini mayoritas seller telah melakukan integrasi dalam satu dasbor.

Namun sejauh ini, lanjut Adit, belum dapat dipastikan berapa persen seller yang sudah beralih ke sistem baru.

“Kami belum bisa berbagi persentasenya. Tapi mayoritas seller sudah mulai pindah ke Seller Center yang baru,” ungkapnya.

Baca juga : Alyssa Daguise, Presiden Akan Jadi Saksi Nikah

Adit mengaku, beberapa fitur di Seller Center lama (di Toko­pedia) mulai diturunkan, untuk memotivasi seller beralih ke sistem yang baru.

Menurutnya, seller lama ma­sih bisa melakukan transaksi dan mengedit produk yang sudah ada, namun tidak bisa menambah produk baru. Sebab, fitur di sistem lama menjadi terbatas dan mendorong seller agar segera berintegrasi.

Pihaknya menyadari, perubahan sistem ini cukup besar dan berpo­tensi menimbulkan kekhawatiran bagi seller, atau misconception.

“Terutama yang sudah membangun bisnis selama bertahun-tahun di platform tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu, manajemen To­kopedia & TikTok Shop mem­berikan berbagai bantuan. Seperti panduan, live chat, we­binar, hingga event offline di berbagai kota besar untuk mem­bantu seller beradaptasi dengan sistem baru.

Baca juga : Menko Polkam: Presiden Apresiasi Kerja Pemberantasan Narkoba

“Itu kenapa kami sangat menganjurkan para seller untuk segera melakukan integrasi, agar bisnis mereka dapat berkembang lebih optimal,” jelasnya.

Adsense

Terkait keluhan pengguna mengenai aplikasi Seller Center baru, seperti adanya biaya tam­bahan dan proses pencairan dana yang lebih lama, Adit mem­berikan penjelasan, bahwa ada tiga tipe pembayaran. Yaitu, ex­press, standard dan extended.

Untuk seller lama dengan kredibilitas tinggi, mereka ma­suk dalam program express settlement, dengan pencairan dana dalam tiga hari.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense