Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lepas Kepulangan Jemaah, Menag Bersyukur Pelayanan Baik dan Makanan Berlimpah
Jumat, 13 Juni 2025 08:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) sekaligus Amirul Hajj Nasaruddin Umar melepas kepulangan jemaah haji, di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi, Kamis (12/6/2025) pagi. Menag bersyukur, pelayanan untuk jemaah baik dan makanan berlebih.
Menag datang ke bandara dengan naik bus bersama Tenaga Ahli Bunyamin Hafid dan Wakil Pengendali Teknis Bidang Media Center Haji (MCH) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Akhmad Fauzin. Begitu tiba, Menag dan rombongan langsung menuju paviliun "keong" 3. Di sana, jemaah haji Kloter 02 Embarkasi Lombok (LOP-02) sedang menunggu jadwal pemulangan.
Saat Menag masuk ke paviliun, para jemaah langsung mengerubungi. Ada yang meminta salaman, ada juga yang sibuk ingin foto bareng. Dengan ramah, Menag meladeni. Menag juga dialog dengan beberapa jemaah mengenai layanan.
"Sudah makan Bapak/Ibu?" tanya Menag. "Sudah. Alhamdulillah, sudah," jawab beberapa jemaah yang berada di sekitar Menag.
Menag melanjutkan pertanyaan mengenai pelayanan yang diterima para jemaah. "Gimana, apa yang dirasakan? Ada masalah, Pak?" tanya Menag. "Alhamdulillah, tidak ada. Alhamdulillah lancar-lancar saja," jawab salah seorang jemaah, dengan penuh syukur.
Menag pun bersyukur. Saat berbincang dengan tim Media Center Haji (MCH), Menag menerangkan, pelayanan terhadap jemaah, dari awal sampai proses pemulangan hari kedua ini, berjalan baik. Bahkan, untuk penyediaan makanan sampai berlebih.
"Cukup pelayanannya dan makanan tidak ada kekurangan. Pasti ada sisa dan berlebihan kalau makanan,” ujarnya.
Menag mencontohkan, jumlah makanan yang diterima jemaah haji Indonesia sangat banyak. Termasuk untuk jemaah yang akan pulang ke Tanah Air. "Seperti pagi ini, kita menerima makanan sangat banyak," imbuhnya.
Baca juga : Prabowo: Kita Kaya
Dia memastikan, seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik. Menag menyatakan, tidak ada masalah besar dalam pelaksanaan haji tahun ini.
"Normal semuanya. Tidak ada sesuatu yang misalnya ada fenomena-fenomena sampai nggak makan berhari-hari itu," terangnya.
Dari sisi jemaah, juga sangat membanggakan. Menag menerangkan, jemaah Indonesia dikenal disiplin dan teratur. Sikap mereka ini mendapat pujian negara lain. Bahkan beberapa negara ingin belajar dari Indonesia.
Menag menjelaskan, banyak ingin meniru sistem haji Indonesia. Mereka kagum, Indonesia punya jemaah terbanyak di dunia tapi paling teratur dalam pelaksanaan haji. "India dan Pakistan mengatakan, Indonesia sangat menginspirasi," ucap Menag, dalam konferensi pers, di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Rabu (11/6/2025).
Mesir dan Yordania turut memberi apresiasi. Menteri Agama Yordania juga memuji kesabaran jemaah Indonesia dalam menjalankan rukun Islam kelima.
“Kita dinilai sabar, tertib, dan patut diacungi jempol,” ujar Menag.
Dari sisi tuan rumah, Pemerintah Arab Saudi juga memberikan pujian kepada Indonesia. Menag menerangkan, setiap tahun Indonesia mendapat penghargaan dari Kerajaan Saudi karena operasional haji yang sangat sukses.
"Saudi sangat mengapresiasi. Kita tiap tahun selalu dipuji," terangnya.
Baca juga : PAN Fokus Mengawal Kebijakan Pemerintah
Menag pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi. Ditambah, adanya perhatian dari Pemerintah Arab Saudi terhadap jemaah haji Indonesia sangat luar biasa.
“Perhatian khusus selalu diberikan kepada jemaah kita. (Contohnya) tak ada ambulans yang bisa masuk ke tenda (di Arafah dan Mina), kecuali Indonesia. Sekali lagi, terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi," katanya.
Menag menuturkan, hanya ambulans Indonesia yang diizinkan masuk hingga ke dalam kemah. Bagi Menag, layanan ambulans ini sangat penting bagi keselamatan jemaah haji Indonesia. “Ambulans itu menyelamatkan banyak jiwa,” ujarnya.
Dia menyebut, operasional haji Indonesia didukung seluruh elemen bangsa, termasuk petugas haji, Pemerintah, dan lembaga terkait lain. Sinergi ini jadi kunci sukses pelayanan haji Indonesia. Ditambah sikap baik dari jemaah haji Indonesia.
“Tanpa kedisiplinan jemaah, semua tak bisa berjalan baik,” ujarnya.
Menag berharap, penghargaan dari negara lain jadi motivasi supaya layanan haji terus ditingkatkan di masa mendatang. “Ini menjadi tanggung jawab dan amanah yang besar,” katanya.
Tanggapan Jemaah
Kaswi (56 tahun), jemaah Kloter 02 Embarkasi Solo (SOC-02) memberikan penilaian baik terhadap pelayanan haji tahun. Meskipun ada kendala di Muzdalifah dan dia harus berjalan kaki, secara keseluruhan layanan sudah sangat baik.
"Alhamdulillah layanannya baik ya. Makanannya enak, hotelnya enak," ujar Kaswi, kepada Rakyat Merdeka, Kamis (12/6/2025).
Baca juga : Banyak Warga Terbebani Ekonomi Sektor Pendidikan
Suami Kaswi, Heri (56 tahun), mengatakan, perjalanan dari Muzdalifah ke Mina memang cukup melelahkan. Namun, dia menganggap itu bagian perjalanan haji bersama sang Istri.
"Betapa nikmatnya bisa bermalam di Muzdalifah. Tempat ini melebihi hotel bintang lima. Karena atapnya langsung langit yang banyak bintangnya," ucap Heri, penuh syukur.
Selain itu, Heri bercerita, saat menuju Arafah, dia bersama istri membawa banyak makanan untuk bekal. Namun, ternyata tidak terpakai sama sekali. "Ternyata, makanannya berlimpah," ujar jemaah asal Banjarnegara, Jawa Tengah ini.
Moh. Rami, jemaah haji Kloter 02 Embarkasi Lombok (LOP-02) menyebut tidak ada kendala berarti dalam melaksanakan ibadah haji. Dia mengaku fasilitas yang didapatkan baik hotel, makanan, maupun transportasi, berjalan lancar.
"Tak ada kendala, termasuk perjalanan pada fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna),” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya