RM.id Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) nggak cuma sibuk ngurus minyak, tapi juga getol urus urusan kemanusiaan.
Lewat aksi donor darah yang rutin digelar di kantor pusat dan unit kilangnya, KPI sukses ngumpulin belasan ribu kantong darah buat bantu sesama.
Corporate Secretary KPI Hermansyah Y. Nasroen bilang, kegiatan ini bukan sekadar agenda CSR buat pencitraan, tapi aksi nyata yang nyentuh sisi kemanusiaan.
“Setetes darah bisa jadi penyelamat nyawa. Ini bukan cuma soal medis, tapi gerakan kemanusiaan yang tulus,” kata Hermansyah.
Baca juga : Sekjen Liga Muslim Dunia Puji Peran Kemanusiaan NU, Harap Kerja Sama Berlanjut
Donor darah di lingkungan KPI udah jadi acara wajib tiga bulanan. Nggak cuma para pekerja yang ikutan, tapi juga mitra kerja dan warga sekitar kilang di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, Balongan, sampai Kasim.
Hasilnya? Sepanjang tahun 2024, KPI berhasil kumpulkan 11.521 kantong darah. Sementara Januari–Mei 2025, udah terkumpul 2.858 kantong.
Jumlah itu menunjukkan semangat solidaritas yang nggak main-main. “Kita nggak ngukur kemanusiaan dari berapa kantong darah. Tapi ini bukti nyata kalau semangat gotong royong dan kepedulian itu masih kuat,” lanjut Hermansyah.
Selain bantu PMI yang sering keteteran stok, donor darah juga punya manfaat kesehatan.
Baca juga : Di Pameran PPMKI, Bamsoet: Mobil Klasik Salah Satu Investasi Menjanjikan
Mulai dari deteksi penyakit dini, lancarin peredaran darah, sampe nambah produksi sel darah merah.
Nggak cuma donor, KPI juga nyisipin layanan VCT HIV buat deteksi dini.
Langkah ini bagian dari dukungan KPI terhadap program pencegahan HIV/AIDS dan komitmen ke Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ketiga: kehidupan sehat dan sejahtera.
Memperingati Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni, KPI menegaskan komitmennya untuk terus lanjutkan program ini secara rutin dan berkelanjutan.
Baca juga : Atasi Ketimpangan, Budi Arie & Puan Kompak Usung Kopdes Merah Putih
“Hari Donor Darah Sedunia jadi momen buat kami terus bergerak. Aksi kemanusiaan ini harus terus hidup dan makin banyak yang ikut,” tutup Hermansyah.
Sebagai anak usaha Pertamina, KPI dikenal sebagai perusahaan pengolah minyak dan petrokimia yang patuh pada prinsip ESG.
Sudah terdaftar di United Nations Global Compact (UNGC), KPI terus menjalankan bisnis dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik, sambil tetap menebar manfaat buat masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.