BREAKING NEWS
 

Bekasi Fajar Industrial Estate Incar Penjualan Rp 600 M Sepanjang 2025

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 24 Juni 2025 16:49 WIB
Dari kiri: Direktur Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) Swan Mie Rudy Tanardi, Direktur Utama BEST Leo Yulianto Sutedja, Komisaris BEST Yoshihiro Kobi, dan Investor Relations Rika (Foto: BEST)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) menargetkan penjualan (marketing sales) sebesar Rp 600 miliar sepanjang tahun 2025. Selain itu, BEST juga menargetkan pertumbuhan recurring income yang stabil. Sektor Warehouse & Logistic, Consumer Goods, Food and Beverage (F&B), serta Data Center menjadi target utama pengembangan dan pemasaran penjualan lahan.

Direktur Utama BEST Leo Yulianto Sutedja menyampaikan, di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global serta seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia, strategi Perseroan adalah terus fokus pada bisnis kawasan industri.

“Dengan pengalaman pengembangan kawasan industri lebih dari 30 tahun, Perseroan tetap percaya akan potensi kebutuhan pelaku bisnis atas kawasan industri yang profesional dan dapat diandalkan,” papar Leo, dalam Paparan Publik, di Bekasi, Selasa (24/6/2025).

Baca juga : Produksi Naik, Laba Tumbuh, PHI Catat Kinerja Kinclong Sepanjang 2024

Dia menerangkan, sarana dan fasilitas Kawasan Industri MM2100 Bekasi akan dikembangkan dan memanfaatkan pembangunan infrastruktur di sekitarnya untuk meningkatkan nilai kawasan. Kawasan MM210 akan dilewati oleh JORR II Cibitung-Cilincing. Para penghuni kawasan akan mendapatkan keuntungan dari penambahan akses dan konektivitas di MM2100.

Adsense

Selain itu Kawasan MM2100 juga mendapatkan manfaat dari rencana infrastruktur pemerintah ke depan seperti LRT, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, proyek perluasan Tanjung Priok dan pembangunan Pelabuhan Patimban

Dia menerangkan, BEST telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Hotel Enso, Kawasan Industri MM2100, Bekasi. Pada kesempatan yang sama, Perseroan juga menyelenggarakan Paparan Publik. Salah satu hasil keputusan RUPS adalah persetujuan susunan Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut: 

Dewan Komisaris:

Direksi: 

Baca juga : Hasnur Internasional Shipping Sabet 2 Penghargaan Top CSR Awards 2025

Perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris merupakan bagian dari pertumbuhan Perseroan sehingga mampu mendorong akselerasi strategi bisnis, serta menyesuaikan dengan tantangan industri dan kebutuhan organisasi ke depan. Baik arah maupun rencana strategis Perusahaan, tetap konsisten. 

Selain itu, juga ditetapkan tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Keputusan ini bertujuan untuk menambah modal kerja Perseroan dengan memperhatikan kepentingan dan rencana pengembangan usaha Perseroan ke depan.

Selama tahun 2024, penjualan lahan (marketing sales) Perseroan mencapai 13 hektar atau senilai Rp 405 miliar. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 458 miliar yang utamanya ditopang dari penjualan lahan sebesar Rp 260 miliar. Sisanya berasal dari recurring income (di antaranya: maintenance fee, service charges, air, dan sewa) sebesar Rp 198 miliar atau tumbuh 5,3 persen dari tahun 2023. Laba bersih Perseroan pada tahun 2024 mencapai Rp 59 miliar, meningkat dari Rp 40 miliar di tahun 2023.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense