RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) kembali mengukuhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul melalui Pertamina Youth Program (PYP) 2025.
Program strategis ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan wawasan mendalam mengenai sektor energi nasional, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.
Bekerja sama dengan Institut Energi Anak Bangsa (IEAB), PYP 2025 merupakan pelaksanaan kedua setelah sukses digelar tahun lalu.
Tahun ini, sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia berhasil lolos seleksi ketat dari 540 pendaftar melalui esai dan focus group discussion (FGD). Selain itu, 30 perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) juga turut bergabung setelah menjalani proses seleksi internal.
Baca juga : Dewa United Tembus Final IBL 2025, Sejarah Baru dari Tanah Banten
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menyatakan, PYP merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap tantangan dan peluang sektor energi.
“Pertamina berharap generasi muda tidak hanya menjawab tantangan, tetapi mampu menunjukkan bahwa mereka siap berbicara dan memimpin perubahan di sektor energi masa depan,” ujar Arya dalam keterangannya.
Melalui tujuh tema strategis mulai dari transisi energi nasional, ketahanan energi, hingga tata kelola hukum dan komitmen terhadap prinsip ESG (Environmental, Social and Governance), peserta didorong untuk berpikir kritis dan visioner.
“Kami bangga melihat kualitas pemikiran dan visi besar yang ditunjukkan generasi muda dalam merespons berbagai isu strategis energi nasional,” tambah Arya.
Baca juga : Pupuk Indonesia Kebut Transisi Energi Bersih
Senada dengan Arya, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya dalam aspek penguatan sumber daya manusia.
“PYP 2025 menjadi ruang pembelajaran yang memperluas cakrawala berpikir generasi muda dalam memandang energi sebagai pilar kedaulatan bangsa. Kami harap generasi muda bisa menjadi mitra Pertamina dalam menyebarkan pemahaman energi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutur Fadjar.
Antusiasme peserta pun terlihat, seperti disampaikan Paul Robert Rumngewur, mahasiswa Universitas Cendrawasih Papua, yang mengapresiasi kesempatan belajar langsung dari Pertamina.
“Harapan saya, Pertamina bisa lebih sering mengadakan kegiatan seperti ini, terutama di wilayah timur, agar lebih banyak teman-teman dan adik-adik saya bisa mendapatkan pengetahuan soal energi dan Pertamina,” kata Paul.
Baca juga : Indonesia-Uni Eropa Perkuat CEPA, Targetkan Lonjakan Investasi & Pekerjaan
Melalui Pertamina Youth Program, Pertamina mempertegas perannya tidak hanya sebagai BUMN energi, tetapi juga sebagai katalisator dalam membangun ekosistem generasi muda yang sadar dan peduli akan masa depan energi Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.