BREAKING NEWS
 

Siapa Tahu Bisa Dapat Tarif Lebih Rendah Lagi

Sudah Turun 19 Persen, Nego Jalan Terus

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 20 Juli 2025 08:10 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno. (Foto: Instagram/havasoegroseno)

 Sebelumnya 
Menurutnya, Pemerintah tengah mengupayakan agar sejumlah komoditas andalan nasional dapat dikenakan tarif 0 persen, terutama komoditas yang sangat dibutuhkan AS namun tidak bisa diproduksi sendiri di negara tersebut.

“Kemarin Bapak Presiden menyampaikan bahwa tarif resiprokal kita dari Trump sudah diputuskan final sebesar 19 persen. Tapi masih ada ruang negosiasi,” ujarnya.

Beberapa komoditas yang tengah diperjuangkan untuk mendapatkan tarif 0 persen antara lain minyak sawit mentah (CPO), kopi, kakao, dan nikel. Ia menegaskan, daftar produk yang dinegosiasikan cukup panjang, memiliki daya saing tinggi, dan strategis bagi pasar AS.

Baca juga : 3 Nyawa Melayang Di Pesta Pernikahan Anaknya, Kang Dedi Disorot Netizen

Susiwijono menyebut, seluruh hasil kesepakatan nantinya akan dituangkan dalam dokumen joint statement yang akan diumumkan kepada publik. Dokumen ini akan mencakup keseluruhan isi kesepakatan, mulai dari penetapan tarif resiprokal, penyelesaian hambatan non-tarif, hingga komitmen perdagangan dan investasi bilateral.

Presiden Prabowo Subianto sendiri mengatakan, dirinya masih terus melakukan pendekatan dengan Presiden AS Donald Trump untuk mendapatkan tarif yang lebih rendah. “Saya tetap nego. Saya katakan, beliau (Trump) ini seorang negosiator yang cukup keras juga,” ungkap Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Saat ditanya apakah puas dengan tarif 19 persen, Prabowo menjawab dengan kelakar, “Kalau puas ya 0 persen.”

Baca juga : Kaesang Kembali Terpilih Jadi Ketum, Jokowi Full Dukung PSI

Sementara, Ekonom senior dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mendukung langkah Pemerintah. Menurutnya, negosiasi yang terus dilakukan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sudah berada di jalur yang tepat.

“Apa yang dilakukan oleh Menko Airlangga sudah benar. Terus nego untuk tarif terbaik hingga tenggat 1 Agustus,” ujarnya.

Ia menilai bahwa hasil negosiasi ini sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya dari sisi ekspor-impor. Selama tarif Indonesia setara atau lebih baik dari negara pesaing, maka ekonomi nasional akan mendapat manfaat.

Baca juga : Wisata Kuliner Halal, Cicipi Sushi Sistem AI

Wijayanto memprediksi tarif 19 persen kemungkinan tetap bertahan. Namun, ia menyarankan agar negosiasi juga menyentuh hal-hal strategis lain, seperti pengadaan pesawat Boeing.

Sementara itu, pakar hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah, menilai tarif 19 persen kemungkinan sudah menjadi angka final. Namun, ia menyarankan agar Pemerintah fokus membentuk pusat promosi dagang di berbagai kota di AS.

“Tujuannya untuk menjangkau masyarakat AS, memperkuat jaringan pelaku bisnis, dan membangun citra positif produk-produk Indonesia,” katanya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense