BREAKING NEWS
 

Unhan Gandeng Kawoong Kembangkan Riset Perbatasan Dan Teknologi Pertahanan

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 25 Juli 2025 08:47 WIB
Universitas Pertahanan menggandeng Kawoong satukan riset perbatasan dan teknologi pertahanan. (Foto: Unhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi menggandeng Kawoong Innovation untuk memperkuat riset strategis dan inovasi teknologi pertahanan. Kolaborasi ini menyasar isu perbatasan Indonesia dan integrasi teknologi digital dalam pengembangan pertahanan nasional.

Audiensi yang digelar di Kampus Pascasarjana Unhan RI, Salemba, Jakarta, Senin (21/7/2025), menjadi penanda awal kemitraan antara institusi akademis pertahanan dengan lembaga inovasi teknologi. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Rektor Unhan RI Letjen (Purn.) Anton Nugroho bersama CEO Kawoong Innovation Hadi Wardoyo.

“Kami membuka diri untuk mengintegrasikan inovasi kreatif dalam strategi pertahanan nasional,” ujar Anton Nugroho dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (24/7/2025). 

Dia menilai kemitraan ini penting untuk memperkuat kapasitas generasi muda pertahanan menghadapi tantangan geopolitik modern.

CEO Kawoong Innovation Hadi Wardoyo menegaskan komitmen lembaganya untuk mendorong ekosistem riset yang progresif. 

Baca juga : LRT Jakarta Gandeng Summarecon Kembangkan Kawasan Transit Oriented Development

“Kami siap mendukung Unhan dalam menciptakan solusi yang meningkatkan daya saing dan ketahanan nasional,” katanya.

Kawoong Innovation dalam kesempatan itu didampingi oleh Yayasan Radar 88, yang diwakili oleh Mayjen TNI (Purn) Eko Erwanto dan Mayjen TNI (Purn) Nurcahyo Utomo. Eko menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguasaan teknologi untuk Indonesia maju.

“Prabowo telah menegaskan bahwa sains dan teknologi adalah pilar penting menuju negara maju. Kolaborasi ini salah satu bentuk konkret untuk mewujudkannya,” kata Eko Erwanto saat menyerahkan lukisan QR Art Presiden Prabowo saat masih di Kopassus.

Adsense

Karya seni digital QR Art itu merupakan buatan seniman internasional Doddy Hernanto (Mr. D), sebagai simbol pengakuan atas sinergi antara kekuatan akademis dan inovasi teknologi.

Mayjen (Purn) Nurcahyo menambahkan, “Kami harap kerja sama ini segera terwujud dalam bentuk riset nyata. Kawoong Innovation siap berkontribusi secara strategis.”

Baca juga : Serap Tenaga Kerja Lokal, Perusahaan HS Raih Penghargaan

 Direktur Riset dan Inovasi Kawoong Dr. Rahtika Diana menyoroti pentingnya mendorong pemikiran lintas-disiplin di lingkungan kampus. “Kombinasi ilmu akademik dan inovasi akan melahirkan solusi yang aplikatif untuk tantangan pertahanan dan kebijakan nasional,” katanya.

Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah penguatan kajian perbatasan Indonesia. Menurut Rahtika, wilayah perbatasan Indonesia yang berbatasan dengan 10 negara masih minim riset komprehensif.

“Kita butuh pendekatan multidisiplin untuk mengurai isu keamanan, sosial ekonomi, dan diplomasi perbatasan secara tuntas,” jelasnya.

Direktur Teknologi dan Pengembangan Aplikasi Kawoong, Ivindra Pane, menyampaikan bahwa kolaborasi ini saling menguntungkan. 

“Kami berikan akses teknologi terkini, dan Unhan memberi kami validasi strategis dari institusi pertahanan terdepan,” ujarnya.

Baca juga : Menpar Apresiasi Pelindo Kembangkan Marina Premium Pertama Di Indonesia

Selain memperkuat dimensi teknologis, kolaborasi ini juga dirancang untuk memperluas jaringan keahlian nasional dan internasional guna mendorong riset bersama yang berdampak langsung bagi kebijakan pertahanan Indonesia.

Humas Kawoong Tri Cahyani menyatakan, sinergi ini adalah bagian dari misi lembaga untuk menjembatani riset, teknologi, dan kebijakan negara secara konkret.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense