Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menpar Apresiasi Pelindo Kembangkan Marina Premium Pertama Di Indonesia
Selasa, 22 Juli 2025 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata (Menpar) Widyanti Putri Wardana mengapresiasi langkah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam pengembangan Bali Benoa Marina sebagai marina premium pertama di Indonesia.
Bali Benoa Marina ini yang terletak di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali.
Dalam kunjungan resminya ke BMTH, Menpar menyebut proyek ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata maritim nasional. Menurutnya, konsep pengembangan Bali Maritime Tourism Hub ini sangat strategis.
"Kehadiran fasilitas seperti cruise terminal dan yacht marina akan sangat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata premium berbasis kelautan," kata Menpar Widyanti dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).
Baca juga : Potensi Bisnis CCS dan CCUS Indonesia Menjanjikan
Widyanti menambahkan, Kementerian mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Menpar turut didampingi Direktur Strategi Pelindo Drajat Sulistyo, Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) Joko Noerhuda, serta Executive Director Regional 3 Pelindo Daru Wicaksono.
Mereka meninjau langsung progres pembangunan Bali Benoa Marina yang sedang dikembangkan subholding SPSL bersama mitranya, PT Marina Development Indonesia (MDI).
Direktur Strategi Pelindo Drajat Sulistyo mengatakan, bahwa BMTH merupakan wujud nyata kontribusi BUMN dalam mentransformasi ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Baca juga : PERURI-Kementerian PANRB Teken Kerja Sama Kembangkan Aplikasi SPBE Prioritas
"BMTH bukan hanya pelabuhan, tetapi juga pusat aktivitas pariwisata laut yang terintegrasi dengan infrastruktur logistik, pelayaran, dan wisata. Kami berkomitmen menjadikan kawasan ini sebagai hub maritim bertaraf internasional," ujar Drajat.
Sementara itu, Direktur Utama SPSL Joko Noerhuda menegaskan, pihaknya memiliki peran strategis dalam pengembangan kawasan ini, khususnya dalam aspek logistik dan pembangunan fasilitas marina.
"Kami mengedepankan pendekatan integratif dan berkelanjutan melalui sinergi proyek yacht marina, penguatan layanan logistik terintegrasi, serta pengelolaan kawasan penunjang yang mendukung aktivitas wisata maritim secara menyeluruh," ungkap Joko.
Bali Benoa Marina dibangun di atas lahan seluas 3,3 hektare dan terbagi dalam tiga zona pengembangan dengan ruang terbuka hijau yang terintegrasi.
Baca juga : Gubernur Pramono: Proyek Mangkrak Pemerintah Potensial Disulap Jadi RTH
Marina ini dirancang untuk menampung hingga 180 yacht, termasuk 50 superyacht berukuran hingga 90 meter.
Fasilitas penunjangnya mencakup Premium Yacht Club, Crew Club, area MICE, pusat kuliner (F&B), perkantoran, serta area ritel. Proyek ini dijadwalkan memulai operasional awal pada kuartal IV tahun 2025 dan akan beroperasi penuh pada 2027.
Kehadiran marina ini diharapkan menjadi magnet bagi kunjungan superyacht internasional dan domestik, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi regional dan nasional berbasis industri maritim premium.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya