BREAKING NEWS
 

Sumsel Siaga Karhutla, APP Group Kerahkan Tim Dan Teknologi

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 29 Juli 2025 15:37 WIB
Apel Siaga Karhutla 2025. (Foto: APP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terhitung sejak 17 Juni hingga 30 November 2025. 

Penetapan ini dituangkan dalam SK Gubernur Sumsel No. 366/KPTS/BPBD-SS/2025 sebagai respons atas prediksi musim kemarau yang lebih kering dari biasanya serta potensi peningkatan titik panas (hotspot) di wilayah rawan.

Sebagai tindak lanjut konkret, Pemprov Sumsel menggelar Apel Siaga Karhutla 2025 di Halaman Griya Agung, Palembang, yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Gubernur Sumsel, Herman Deru. Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, termasuk TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, serta dunia usaha yang berperan aktif dalam upaya pengendalian karhutla.

Baca juga : Di Hari Sungai Nasional, PPLI Lakukan Aksi Dan Inovasi

Dalam arahannya, Hanif Faisol menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha untuk memperkuat kekuatan tim pengendalian karhutla yang sudah ada. “Peran swasta sangat dibutuhkan untuk menambah kekuatan tim yang telah terdiri dari TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api. Diharapkan, mereka dapat turut serta melakukan pemadaman dini di lokasi terbakar agar penanganan karhutla berlangsung cepat dan efektif,” tegasnya.

Salah satu pihak swasta yang menunjukkan dukungan aktif adalah APP Group melalui unit usahanya PT OKI Pulp & Paper Mills (OKI Pulp & Paper) bersama tiga mitra pemasoknya—PT Bumi Mekar Hijau (BMH), PT Sebangun Bumi Andalas (SBA), dan PT Bumi Andalas Permai (BAP).

Adsense

“Status siaga bukan sekadar peringatan, tetapi panggilan untuk bertindak cepat dan terkoordinasi. Kami mendukung penuh upaya Pemprov Sumsel dan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui strategi Integrated Fire Management yang mengedepankan pencegahan, deteksi dini, dan respon cepat,” ujar Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata.

Baca juga : Cek Posko Karhutla Riau, Wapres Dorong Penegakan Hukum Tegas

Dalam apel siaga tersebut, OKI Pulp & Paper bersama mitra pemasok memamerkan kesiapsiagaan SDM dan teknologi pendukung, mulai dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK), Tim Reaksi Cepat (TRC), kendaraan pemadam dan patroli, hingga teknologi pemantauan titik api seperti drone. Semua kekuatan ini didukung oleh sistem Situation Room berbasis data satelit yang aktif 24 jam secara real-time.

General Manager Fire Management APP Group, Sujica Lusaka, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memperkuat jalur distribusi air, konektivitas antardistrik, dan komando terpadu. “Integrasi antara patroli udara, pemantauan darat, dan teknologi berbasis data menjadi fondasi kami untuk memastikan titik api dapat dikendalikan sebelum meluas,” ujarnya.

Saat ini, APP Group dan mitranya di wilayah OKI-Sumsel telah menyiagakan lebih dari 570 personel RPK dan 27 personel TRC, 4 helikopter patroli dan waterbombing, 2 kendaraan amfibi airboat, serta 77 kendaraan air untuk wilayah lahan basah dan 68 kendaraan darat, ditambah ratusan peralatan pemadam lainnya.

Baca juga : Laga Uji Coba, Persita Cari Keseimbangan Tim Lawan Klub Malaysia

Untuk deteksi dini, perusahaan juga telah membangun 65 menara pantau api (permanen dan portable), 68 pos pantau, dan mengoperasikan 13 drone untuk menjangkau wilayah blank spot. Selain itu, terdapat 18 situation room yang terhubung secara terintegrasi antar komando, distrik, dan pusat selama 24 jam penuh.

APP Group juga mendukung implementasi program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) yang diluncurkan oleh Menteri LH pada 25 Mei 2025 di Desa Jadi Mulya, Kabupaten OKI. Program ini menargetkan pembentukan 800 desa peduli gambut hingga akhir tahun 2025.

“Penguatan kapasitas masyarakat adalah kunci pencegahan karhutla yang berkelanjutan. Di Desa Jadi Mulya, kami mendampingi warga membangun sistem pertanian tanpa bakar dan penguatan ekonomi lokal. Model ini diharapkan bisa direplikasi di desa-desa lain,” ujar Vice Director OKI Pulp & Paper, Gadang H. Hartawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense