RM.id Rakyat Merdeka - Astra Financial menegaskan komitmen keberlanjutan sosialnya melalui program tahunan I Care I Share, yang digelar bertepatan dengan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Tahun ini, program difokuskan pada pembinaan dan pemberdayaan UMKM, khususnya Rumah Batik Cikuya di Kabupaten Tangerang, Banten.
Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan 2030 Sustainability Aspirations, Astra Financial bersama Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menandatangani nota kesepahaman untuk pembinaan berkelanjutan UMKM Rumah Batik Cikuya selama periode 2025–2027.
Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur PT Sedaya Multi Investama, Hugeng Gozali, didampingi Direktur Widya Adi Tjahjono, dan Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, di booth Astra Financial, ICE BSD.
Baca juga : UMK Binaan Pelindo Raup Rp 250 Juta di Gelar Batik Nusantara 2025
“Program ini mencerminkan kontribusi nyata Astra Financial dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan. Pembinaan UMKM menjadi langkah penting dalam mendukung ekonomi lokal dan pelestarian budaya,” ujar Hugeng.
Widya Adi Tjahjono menambahkan, program ini juga sejalan dengan arah kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong penguatan UMKM sebagai pilar perekonomian nasional.
Astra Financial mengalokasikan dana senilai Rp 300 juta untuk mendukung program pembinaan selama tiga tahun. Fokus tahun pertama (2025) adalah penguatan fondasi, termasuk standarisasi proses produksi, penetapan HPP, pendaftaran hak kekayaan intelektual, hingga pengembangan pemasaran digital. Workshop membatik juga akan dibangun sebagai pusat pelatihan dan edukasi.
Baca juga : LinkUMKM, Platform Digital BRI Yang Dimanfaatkan 12,9 Juta UMKM Naik Kelas
Pada 2026, pembinaan diarahkan ke diversifikasi produk dan digitalisasi. Sementara tahun 2027 akan difokuskan pada perluasan pasar, kolaborasi dengan desainer dan influencer, serta partisipasi dalam pameran berskala nasional seperti Inacraft dan Sarinah.
Rumah Batik Cikuya sendiri merupakan UMKM berbasis socio-entrepreneurship yang memberdayakan ibu rumah tangga di Desa Cikuya, Kecamatan Solear. Mereka tidak hanya berfokus pada aspek komersial, tetapi juga pada dampak sosial dan pelestarian budaya lokal.
Sebagai bagian dari rangkaian program, pada 28 Juli 2025, Astra Financial menggelar workshop Batik Crafting yang melibatkan siswa MI Raudotul Anwar dan pengrajin batik. Hasil karya dilelang dengan total nilai Rp20 juta dan disalurkan kembali kepada Rumah Batik Cikuya dan MI Raudotul Anwar.
Baca juga : Ikuti Pameran Di Singapura, UMKM Binaan BRI Ini Buktikan Kekuatan Produk Lokal
Ketua YDBA, Rahmat Samulo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat UMKM binaan agar mandiri dan berdaya saing. “Kami ingin mendorong lebih banyak UMKM untuk tumbuh secara berkelanjutan, tidak hanya di Cikuya, tapi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Program I Care I Share telah menjadi agenda tahunan Astra Financial dalam mendorong pembangunan sosial. Setelah berfokus pada lingkungan pada 2023 dan pendidikan pada 2024, tahun ini menjadi tonggak awal pembinaan kewirausahaan yang akan berlangsung selama tiga tahun ke depan.
Melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek sosial, budaya, dan ekonomi, Astra Financial menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus selaras dengan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.