BREAKING NEWS
 

KKP Genjot Literasi Keuangan UMKM Perikanan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 9 September 2025 21:30 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong penguatan UMKM.perikanan melalui literasi keuangan. (Foto: Dok. KKP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perikanan melalui literasi keuangan.

Upaya ini merupakan tindak lanjut kerja sama KKP-UNIDO setelah pemetaan literasi keuangan di sektor kelautan dan perikanan.

KKP akan menyiapkan modul pembinaan literasi keuangan sebagai pedoman pendampingan berjenjang.

Adapun, pengelolaan keuangan yang baik dinilai dapat memudahkan UMKM mengakses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Tornanda Syaifullah mengatakan, penyuluh perikanan akan menjadi ujung tombak pembinaan di lapangan. Tahun ini, fokus pembinaan diarahkan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau.

Baca juga : PNM Bekali 25 Ribu AO untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah Nasabah

"Pembinaan akan fokus di wilayah dengan konsentrasi UMKM cukup besar, termasuk kelompok usaha yang berkembang secara komunal, agar tidak hanya menyasar individu, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha bersama," kata Tornanda dalam keterangan resminya, di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Dari 329 UMKM terkurasi yang mengisi kuesioner, penilaian dilakukan berdasarkan enam aspek yaitu, pengetahuan dasar, keuangan pribadi, keuangan usaha, teknologi dan inovasi keuangan, sikap keuangan, serta pengambilan keputusan.

Hasil pemetaan menunjukkan mayoritas UMKM masih berada pada tingkat literasi keuangan menengah (47 persen).

Adsense

Sebagian sudah tinggi (34 persen), sementara sisanya berada pada kategori cukup rendah (16 persen) hingga rendah (4 persen).

"Kondisi ini memperlihatkan perlunya pembinaan berjenjang sesuai tingkat literasi masing-masing agar UMKM semakin siap mengelola usaha, mengakses pembiayaan, dan naik kelas," ujar Tornanda.

Baca juga : Lewat Sertifikasi Halal BCA, UMKM Catat Pertumbuhan Omzet Penjualan Positif

Tornanda menilai, pemetaan literasi keuangan juga menjadi bentuk dukungan KKP terhadap program prioritas Presiden Prabowo, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Melalui program ini, UMKM perikanan diharapkan semakin siap bergabung dengan KDMP, mengelola usaha secara transparan, memperkuat kelembagaan koperasi desa, dan memperluas akses pembiayaan.

"Hal ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekonomi desa berbasis koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan," ujarnya.

Selain pemetaan, KKP bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menggelar Webinar Cerdas Kelola Keuangan yang diikuti sekitar 1.748 peserta dari UMKM, penyuluh, serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

KKP juga melaksanakan sosialisasi literasi keuangan kepada lebih dari 120 UMKM perikanan di Surakarta, Depok, Bogor, Bekasi, dan Karawang.

Baca juga : Kaesang Bantah Isu Pembenturan, PSI Full Dukung Pemerintahan Prabowo

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tepat sasaran.

Menurutnya, pembiayaan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan pelaku UMKM, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense