Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lewat Sertifikasi Halal BCA, UMKM Catat Pertumbuhan Omzet Penjualan Positif
Senin, 1 September 2025 16:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua pengusaha UMKM sukses meraih pertumbuhan omzet penjualan berkat dukungan pelatihan hingga Sertifikasi Halal yang difasilitasi oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Sertifikat halal menjadi salah satu hal penting untuk dimiliki bagi UMKM. Namun, tak jarang dari mereka belum memilikinya.
Pemilik usaha Kaloci PTK Welly Kent Sent (31) asal Pontianak, Kalimantan Barat mengaku banyak pelaku UMKM belum memahami tata cara dan prosedur mengurus sertifikat halal.
Diketahui, Kaloci PTK, sesuai namanya, menjual kaloci atau jajanan tradisional khas Pontianak yang mirip mochi dan terbuat dari tepung ketan.
Menurut Welly, Padahal, sesuai peraturan perundang-undangan, dokumen tersebut wajib dimiliki seluruh pelaku UMKM selambatnya Oktober 2026.
Welly mengaku bersyukur ketika mengetahui keberadaan program pelatihan sertifikasi halal dari pada tahun 2024.
“Saat itu, BCA membantu proses sertifikasi halal Kaloci PTK dan pelaku UMKM lainnya melalui program pelatihan sertifikasi halal,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (1/9/2025).
Baca juga : Tambah Alokasi KUR, Pemerintah Andalkan UMKM Kebut Pertumbuhan Ekonomi
Kaloci PTK adalah 1 dari 2.000 pelaku UMKM yang mendapat sertifikat halal atas dukungan program Bakti BCA sepanjang 2024.
Welly menyebut proses pengurusan sertifikat halal yang didampingi BCA berjalan secara cepat dan gratis.
“Dari situ, dampak yang kami rasakan setelah produk kami ini sudah memiliki sertifikat halal adalah jadi lebih percaya diri, " ujarnya.
Welly mengandaikan pelaku UMKM yang belum bersertifikat halal ibarat mobil tanpa wiper. Sebenarnya dapat saja tetap menjajakan produknya ke pasar.
Namun, dengan adanya ‘wiper’ berupa sertifikat halal, usaha dan produk Kaloci PTK kini dapat terus dipasarkan tanpa takut diterpa ‘hujan dan badai.’
“Sertifikat halal bisa membantu kami melangkah lebih jauh di pasar masyarakat Indonesia, terutama ke teman-teman Muslim, sehingga produk kami bisa dirasakan dan dinikmati secara nyaman, tenang, oleh masyarakat,” ujarnya.
Berkat sertifikat halal yang dikantongi Kaloci PTK, Welly mengaku omzet usahanya melonjak. Pada akhir 2024, Welly mengaku ada peningkatan penjualan hingga 11 persen secara tahunan.
Baca juga : Pemerintah Dorong Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Dia juga menyebut tak lagi harus berulang kali meyakinkan calon konsumennya ihwal kehalalan produk Kaloci PTK sejak mengantongi sertifikat halal.
“Kami jadi bisa lebih mudah menjual produk ke calon pembeli dari luar Pontianak. Program pelatihan sertifikasi halal dari BCA sangat membantu keberlangsungan bisnis keluarga kami,” ungkapnya.
Senada dengan Welly, pengusaha UMKM cold pressed juice Tibumi dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Anita Vemilia (41) mengaku, meraih keuntungan yang diperoleh lewat program sertifikasi halal BCA.
Saat memulai bisnis pertengahan 2023 lalu, Anita menyebut baru mendapatkan omzet Rp1 juta per bulan. Namun, sejak mengikuti program sertifikasi halal BCA pada Desember 2023, pendapatan yang diperolehnya melonjak 10 kali lipat.
Menurut Anita, BCA tak sekadar membantu dirinya mendapatkan sertifikat halal, tapi juga mengembangkan ide bisnis hingga urusan kemasan (packaging).
Berkat ilmu baru yang diperolehnya, cold pressed juice Tibumi yang awalnya hanya dipasarkan dari mulut ke mulut kini mulai bisa dipasarkan di sejumlah warung dan minimarket lokal.
"Sekarang semenjak tampilannya cantik, (produk Tibumi) sudah masuk ke mana-mana. Alhamdulillah, sebulan omzet sudah lebih Rp 10 juta," katanya.
Baca juga : SVLK Jadi Inspirasi Sertifikasi Berkelanjutan Di Sektor Pertambangan
Anita dan Welly adalah dua dari ribuan pelaku UMKM yang telah terbantu mendapatkan sertifikat halal berkat program pelatihan yang rutin dilakukan BCA sejak 2023.
BCA sudah memfasilitasi penerbitan 3.000 sertifikat halal di berbagai daerah hingga akhir tahun 2024.
Pada tahun 2025, program pelatihan sertifikasi halal BCA berlanjut dan menargetkan fasilitasi penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi UMKM.
Pelatihan sertifikasi halal terbaru diselenggarakan BCA awal Agustus lalu di Kota Batam, Kepulauan Riau. Sekitar 300 UMKM dari Kepulauan Riau dan sekitarnya yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ratusan pelaku usaha itu menerima pendampingan untuk memenuhi standar halal, dukungan penerbitan sertifikat halal gratis, serta pelatihan peningkatan kualitas produk dan pasar untuk memperkuat bisnis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya