BREAKING NEWS
 

7 Pekerja Tambang Terjebak

Freeport: Tim Penyelamat Bekerja Tanpa Henti Di Tengah Risiko Tinggi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 15 September 2025 20:43 WIB
Kepala Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Hendra Gunawan (tengah, jaket hitam) saat meninjau tambang bawah tanah Grasberg Block Cave di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: dok. PTFI)

RM.id  Rakyat Merdeka - VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia (PTFI) Katri Krisnati memastikan, tim penyelamat terus bekerja tanpa henti untuk menyelamatkan tujuh pekerja tambang yang terjebak di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. 

Tim penyelamat terus membuka akses menuju lokasi keberadaan tujuh pekerja yang terjebak sejak Senin (8/9/2025) pukul 22.00 WIT, meski terus menerus menghadapi tantangan besar dan risiko keselamatan tinggi.

 

Foto: dok. PTFI

Baca juga : Freeport Tanpa Henti Lakukan Penyelamatan


"Fokus kami saat ini adalah terus berupaya menyelamatkan tujuh pekerja yang terdampak insiden aliran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC)," kata Katri dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (15/9/2025).

Adsense

Upaya tersebut dilaksanakan PTFI bersama tim Inspektur Tambang dari Kementerian ESDM, untuk menentukan langkah terbaik dalam proses penyelamatan.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk mendoakan kelancaran operasi serta keselamatan tim yang bertugas di lapangan," imbuh Katri.

Sudah Gali Dua Terowongan

Baca juga : Freeport Bikin Lubang Untuk Suplai Makanan

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung menginformasikan, tujuh pekerja Freeport yang terjebak longsor tambang bawah tanah di Grasberg Block Cave belum dapat ditemukan. Meski Kementerian ESDM dan PTFI telah membuat dua terowongan untuk memudahkan evakuasi.

"Kemungkinan, para pekerja belum ditemukan karena situasi tambang bawah tanah yang berliku-liku. Selain itu, HT (handy talkie) yang semula menjadi sarana komunikasi pun tidak lagi berfungsi," papar Yuliot, seperti dilansir ANTARA, Senin (15/9/2025).

Kata Yuliot, ketika longsor material terjadi, tujuh pekerja yang terjebak masih bisa berkomunikasi dengan tim Freeport menggunakan HT. Sehingga, dapat disimpulkan titik lokasi awal para pekerja terjebak. Estimasi awal, tim Freeport bisa mencapai titik tersebut dalam 30 jam.

Baca juga : Dasco: Pemerintah Siapkan Langkah Terbaik Selamatkan WNI di Daerah Konflik

"Tapi, setelah 30 jam dan kami sudah menggali dua terowongan baru, para pekerja yang terjebak masih belum dapat ditemukan," papar Yuliot.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense