Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
7 Pekerja Masih Terjebak Di Bawah Tanah
Freeport Bikin Lubang Untuk Suplai Makanan
Jumat, 12 September 2025 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah 3 hari, proses evakuasi terhadap korban longsor di PT Freeport Indonesia belum berhasil. Tujuh pekerja masih terjebak di bawah tanah. Sambil menunggu penyelematan, Freeport bikin lubang untuk suplai makanan.
VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati menjelaskan, tujuh pekerja yang tertimbun longsor di tambang bawah tanah Grasberg Blok Cave (GBC), sejak Senin (8/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIT, dalam keadaan aman selamat. Namun, lokasi ketujuh para pekerja yang terjebak longsor, sudah diketahui.
Sudah tiga hari lebih ketujuh pekerja masih terisolasi. Tim gabungan Freeport pontang-panting membuka akses. Bukan pekerjaan gampang. Lumpur dan material longsoran terus menutup jalur evakuasi. Setiap kali dikeruk, tanah liat licin itu balik lagi menutup jalan.
Baca juga : Soal Menko Polkam Dan Menpora, Presiden Bilang Tunggu Saja
“Prioritas kami sekarang pembersihan jalur akses dan evakuasi aman untuk tujuh pekerja tersebut,” kata Katri dalam keterangan persnya, Kamis (11/9/2025).
Freeport berusaha menenangkan publik. Kata Katri, posisi para pekerja sudah diketahui.
“Para pekerja diyakini dalam keadaan baik,” ujarnya.
Baca juga : Mardani Ali Sera: Harusnya Ini Menjadi Gerakan, Bukan Paksaan
Kabar simpang siur juga ikut beredar. Konon ada dua tenaga kerja asing (TKA) asal Chile dan Afrika ikut terjebak. Namun, sampai sekarang, belum ada pernyataan resmi dari perusahaan. Yang pasti, inilah daftar tujuh pekerja yang sudah terkonfirmasi, yakni
Irwan, Wigih Hartono, Victor Manuel Bastida Ballesteros, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Zaverius Magai, Balisang Telile.
Masalahnya, evakuasi macet. Peralatan berat tak kuasa menembus lumpur tebal. Polisi sampai angkat tangan. “Setiap kali diangkat, lumpur kembali terdorong ke depan. Kondisinya masih sangat banyak,” cerita Kapolsek Tembagapura Iptu Firman.
Baca juga : Zulfikar Arse Sadikin: Ketertiban Dan Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Akhirnya, tim gabungan Freeport putar otak. Jalur evakuasi macet, ya bikin jalur baru. Lubang khusus digali. Bukan untuk keluar-masuk orang, melainkan suplai makanan buat para pekerja yang terjebak.
“Supaya suplai logistik tetap sampai,” kata Firman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya