RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan Jumat (26/9), terkoreksi 0,25 persen ke posisi Rp16.791 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 16.749 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia pagi ini tercatat bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,03 persen, yen Jepang menguat 0,06 persen, peso Filipina turun 0,45 persen, dolar Taiwan minus 0,35 persen, baht Thailand terkoreksi 0,29 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,25 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.735 Per Dolar AS
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama saingannya turun 0,16 persen ke level 98,06. Rupiah juga tercatat menguat 0,07 persen terhadap poundsterling Inggris ke posisi Rp 22.329, namun melemah 0,02 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 10.932.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menjelaskan, pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan dolar AS setelah rilis data ketenagakerjaan terbaru. “Data pekerjaan AS menunjukkan klaim pengangguran lebih kuat dari perkiraan,” ujarnya.
Baca juga : IHSG Cetak Kenaikan Di Awal Perdagangan, Sentuh 8.161
Lukman memperkirakan, rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp 16.700–Rp 16.800 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.