Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis pagi (25/9/2025). Rupiah dibuka turun 0,29 persen ke level Rp 16.735 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.685 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terpantau bervariasi. Won Korea Selatan naik 0,35 persen, yen Jepang menguat 0,11 persen, dolar Singapura naik 0,06 persen, yuan China bertambah 0,04 persen, dan dolar Hong Kong menguat tipis 0,006 persen. Sebaliknya, dolar Taiwan melemah 0,27 persen, baht Thailand terkoreksi 0,09 persen, dan ringgit Malaysia turun 0,06 persen.
Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat Tipis Ke Rp 16.679 Per Dolar AS
Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama melemah 0,08 persen ke posisi 97,44. Untuk kurs lainnya, rupiah menguat 0,48 persen terhadap poundsterling ke Rp 22.510, melemah 0,20 persen terhadap euro ke Rp 19.418, dan melemah 0,51 persen terhadap dolar Australia ke Rp 11.020.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai tekanan terhadap rupiah masih berlanjut, terutama dipicu oleh penguatan dolar AS yang lebih kuat dari perkiraan. “Sentimen domestik juga masih menekan rupiah oleh kekhawatiran defisit fiskal dari kebijakan stimulus pemerintah,” ujarnya.
Baca juga : Naik Tipis, Rupiah Sentuh Rp 16.595 Per Dolar AS
Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.600–Rp 16.750 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya