BREAKING NEWS
 

Kesepakatan IEU–CEPA Dan ICA CEPA Capaian Bersejarah

Ekspor RI Bakal Melesat, Industri Ikut Naik Kelas

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 29 September 2025 06:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Kanada di West Block, Parliament Hill, Ottawa, Rabu (24/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)

 Sebelumnya 
Firman mengatakan, kalau UMKM melek peluang, ekspor RI makin ngebut, cadangan devisa aman dan akhirnya ekonomi Indonesia tambah kinclong.

 Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menilai, dua kesepakatan perdagangan internasional ini harus menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah ekspor. 

Menurut Bhima, permintaan dari Eropa dan Kanada terhadap mineral kritis, seperti nikel dan tembaga, serta produk manufaktur berbasis industri pengolahan, akan terus tumbuh. Kondisi itu memberi peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar. 

Baca juga : Pasar Jaya Akan Bangun Rusun Di Atas Lima Pasar

“Indonesia harus memanfaatkan IEU–CEPA dan ICA–CEPA bukan hanya untuk mengekspor bahan mentah, tetapi mendorong produk olahan industri, agar lebih kompetitif. Pasar Eropa dan Kanada membutuhkan pasokan itu, sehingga industri nasional bisa naik kelas,” ujar Bhima kepada Rakyat Merdeka, Minggu (28/9/2025). 

Bhima mengingatkan, kontribusi UMKM selama ini masih relatif kecil ke Eropa dan Kanada. 

“Pemerintah harus memastikan UMKM bisa ikut terlibat dalam rantai pasok global. Jangan hanya industri besar yang menikmati fasilitas perdagangan, karena UMKM juga perlu mendapat porsi, agar daya saingnya meningkat,” katanya. 

Baca juga : KPK Sita Aset Lagi Di Kasus Pemerasan RPTKA Kemnaker

Senada, Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar berharap, implementasi dua perjanjian tersebut berdampak pada peningkatan serapan tenaga kerja. 

Menurut dia, dengan tumbuhnya ekspor dan meningkatnya kapasitas industri nasional, kebutuhan tenaga kerja akan semakin besar. 

“Tapi ini juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, agar tenaga kerja kita mampu bersaing dari sisi keterampilan maupun kualitas produksi,” ujar Timboel kepada Rakyat Merdeka, Minggu (28/9/2025). 

Baca juga : Dibantai Atletico, Madrid Lagi Apek

Dengan demikian, IEU–CEPA dan ICA–CEPA tak hanya dipandang sebagai instrumen peningkatan ekspor, tetapi juga menjadi motor transformasi industri dan peningkatan kesejahteraan pekerja melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense