RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu (1/10/2025). Rupiah terkoreksi 0,10 persen ke level Rp 16.681 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin yang berada di level Rp 16.665 per dolar AS.
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,11 persen, baht Thailand terkoreksi 0,06 persen. Sementara yuan China menguat tipis 0,10 persen dan dolar Taiwan naik 0,01 persen.
Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat Tipis Ke Rp 16.673 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,05 persen ke posisi 97,50. Adapun rupiah terhadap mata uang lainnya tercatat menguat tipis 0,03 persen terhadap poundsterling Inggris di level Rp 22.400, sementara terhadap dolar Australia justru melemah 0,11 persen ke Rp 11.001.
Analis pasar keuangan Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih berada dalam fase konsolidasi dengan potensi pelemahan terbatas terhadap dolar AS.
Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat 0,54 Persen Ke Rp 16.648 Per Dolar AS
“Investor cenderung wait and see menantikan serentetan data ekonomi penting domestik siang ini, di antaranya data manufaktur, inflasi, dan perdagangan,” jelas Lukman dalam keterangannya, Rabu (1/10/2025).
Ia memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan fluktuatif, namun berpotensi ditutup melemah di rentang Rp 16.660 hingga Rp 16.710 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.