BREAKING NEWS
 

Cukai Nggak Naik, Industri Eliquid Perkuat Daya Saing

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 2 Oktober 2025 17:10 WIB
Ketua Perkumpulan Produsen Eliquid Indonesia (PPEI) Daniel Boy Purwanto. (Foto: PPEI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keputusan pemerintah menahan kenaikan tarif cukai pada 2026 mendapat sambutan positif dari pelaku industri eliquid. Kebijakan ini dinilai memberi ruang bernapas lebih lega bagi sektor tersebut setelah beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan biaya produksi.

Ketua Perkumpulan Produsen Eliquid Indonesia (PPEI) Daniel Boy Purwanto mengatakan keputusan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi usaha di industri eliquid yang masih beradaptasi dengan dinamika pasar.

Baca juga : Petani Dan Industri Kecil Bisa Bertahan Sementara

“Kami menilai kebijakan ini tepat. Dengan tarif yang tidak naik, pelaku industri memiliki kesempatan untuk fokus pada perbaikan kualitas dan memperkuat daya saing,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Adsense

Daniel menambahkan, stabilnya tarif cukai akan membantu produsen menjaga struktur harga, yang dinilai penting untuk mencegah penurunan permintaan sekaligus membuka peluang perluasan pasar. “Jika beban cukai bertambah, otomatis harga produk akan naik dan berdampak pada daya beli. Keputusan ini memberi kami ruang untuk lebih kompetitif,” jelasnya.

Baca juga : Konsumsi Susu RI Masih Rendah, Wamenperin Minta Industri Susu Perkuat Inovasi

Meski begitu, PPEI berharap langkah pemerintah tidak hanya bersifat sementara. Konsistensi kebijakan dan komunikasi yang terbuka antara pemerintah dengan asosiasi industri disebut sebagai kunci untuk menciptakan iklim usaha yang lebih sehat.

“Kami ingin regulasi dibuat lebih transparan dan memberikan kepastian jangka panjang, sehingga pelaku industri bisa menyusun strategi dengan lebih matang,” tegas Daniel.

Baca juga : Kapolri Instruksikan Perkuat Food Security

Dengan adanya kepastian tarif, produsen eliquid diproyeksikan lebih leluasa meningkatkan inovasi, memperkuat rantai pasok dalam negeri, serta menjaga harga tetap stabil di pasaran. Industri juga berharap momentum ini dapat menjadi titik awal untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense