Dark/Light Mode

Telkomsat & Len Industri Teken MoU Perkuat Pertahanan Satelit

Sabtu, 13 September 2025 17:37 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Telkom Satelit Indonesia  dan PT Len Industri di Jakarta, pada Selasa (9/9/2025).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Telkom Satelit Indonesia dan PT Len Industri di Jakarta, pada Selasa (9/9/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), anak usaha Telkom Indonesia resmi teken nota kesepahaman (MoU) dengan PT Len Industri (Persero) pada Selasa (9/9/2025) 

Kolaborasi ini untuk memperkuat sistem pertahanan nasional lewat pengembangan infrastruktur komunikasi dan digital berbasis satelit.

Penandatanganan dilakukan Dirut Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf dan Dirut PT Len Industri, Joga Dharma Setiawan disaksikan Sekjen Kementerian Pertahanan yang juga Komisaris Utama Len, Letjen TNI Tri Budi Utomo, Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng, dan Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir.

Baca juga : Pemanfaatan Bantuan Buku dari Perpusnas Perkuat Literasi Masyarakat

Sinergi ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kemandirian bangsa lewat penguasaan teknologi mutakhir di sektor pertahanan.

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir menegaskan, konektivitas adalah bagian penting dari ketahanan nasional. 

"MoU ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah konkret membangun ekosistem pertahanan berbasis satelit yang mandiri," katanya.

Baca juga : Teken MoU, Barantin-BPOM Sepakat Perkuat Pengawasan Pangan Nasional

Rizal Mallarangeng menambahkan, komunikasi adalah elemen kunci dalam pertahanan. 

"Kerja sama ini sangat strategis untuk memperkuat kedaulatan bangsa dan memicu lahirnya inovasi pertahanan berbasis satelit," ujarnya.

Sementara itu, Letjen TNI, Tri Budi Utomo mengapresiasi sinergi antar BUMN ini. 

Baca juga : Gulirkan Program Strategis, BSI Perkuat Pertumbuhan UMKM

"Inovasi satelit mendukung misi negara, bukan hanya di darat, laut, dan udara, tapi juga di angkasa," tegasnya.

MoU ini mencakup penyediaan kapasitas satelit Merah Putih 2 untuk menjaga kedaulatan NKRI, serta rencana pengembangan satelit nasional yang mandiri, baik geostationer (GSO) maupun non-geostationer (NGSO).

Selain itu, Telkomsat dan Len juga sepakat menggarap fasilitas strategis command center, wahana peluncuran satelit, pusat riset, hingga pabrik satelit nasional. Targetnya, Indonesia tak hanya mandiri di dalam negeri, tapi juga berdaya saing di pasar regional dan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.