BREAKING NEWS
 

20 Ribu Sarjana Siap Digembleng, Magang SIAPKerja Dibayar Setara UMK

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 5 Oktober 2025 06:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

 Sebelumnya 
Dia menegaskan, setiap perusahaan wajib menyiapkan mentor agar magang tidak sekadar mengisi kekosongan kerja. 

Konteks program ini adalah peningkatan kapasitas tenaga kerja muda. Peserta tidak hanya membantu pekerjaan, tapi harus memperoleh keterampilan yang bisa memperkuat daya saing mereka. 

Dapat Sertifikat Dan Pengalaman 

Peserta yang lulus program akan menerima sertifikat magang sebagai bukti pengalaman kerja. Pemerintah berharap, skema ini mempercepat transisi lulusan baru ke dunia kerja formal dan memperkuat fondasi ekonomi nasional. 

Baca juga : Kinerja KAI Makin Moncer, Dongkrak Ekonomi Negeri

“Serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yassierli. 

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menilai, kebijakan ini positif. 

“Stimulus yang diberikan Pemerintah patut diapresiasi, karena menghadirkan ruang belajar yang aplikatif bagi peserta. Sekaligus memperkuat keterampilan tenaga kerja muda,” katanya. 

Baca juga : DPRD Sarankan Pemda DKI Mulai Ketatkan Ikat Pinggang

Namun, dia mengingatkan perlunya tolok ukur yang jelas. 

“Untuk memonitor apakah program ini berhasil atau tidak, maka harus disesuaikan antara target di awal dengan output yang terealisasi,” ujarnya. 

Esther juga menekankan, kompensasi yang diterima peserta tidak boleh disamakan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). Namun, benefit dari magang ini mereka mendapat pengalaman dan keterampilan kerja sesuai dengan minatnya,” tambahnya. 

Baca juga : Melihat SPPG Polri Yang Dipuji BGN & DPR: Siswa Bisa Pilih Menu, Sanitasi Diperketat

Menurut dia, bila dikelola serius, SIAPKerja akan memberi dampak jangka panjang bagi daya saing tenaga kerja nasional. 

“Pemerintah diharapkan mampu memperkuat sistem pemantauan dan evaluasi agar pelaksanaan magang dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan industri dan minat generasi muda,” tutup Esther. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense