Sebelumnya
Selama tiga bulan terakhir, seluruh subsektor IKFT konsisten menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Bimo menambahkan, Kemenperin terus berkomitmen mendorong pengembangan dan penguatan industri melalui kebijakan strategis.
“Langkah yang kami tempuh meliputi peningkatan ekspor, menjaga ketersediaan bahan baku dan energi. Serta mendorong peningkatan utilisasi kapasitas produksi,” ujarnya.
Baca juga : Bocah-bocah Gembira Naik Kendaraan Tempur
Ia menegaskan, kebijakan hilirisasi menjadi fokus utama, terutama pada industri kimia berbasis minyak dan gas serta bahan galian bukan logam. Selain itu, penguatan basis ekspor pada komoditas tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki juga menjadi prioritas.
“Tindakan strategis ini diharapkan dapat memperkuat daya saing industri nasional sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Bimo.
Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan pentingnya kebijakan hilirisasi dan substitusi impor, untuk meningkatkan nilai tambah serta kemandirian industri nasional.
Baca juga : KPK Kembalikan Aset Negara Senilai Rp 9,6 M
“Melalui kebijakan ini, Pemerintah tidak hanya memperluas basis ekspor, tetapi juga memperkuat ketahanan pasokan bahan baku dalam negeri,” ujar Agus.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, komitmen tersebut diiringi kerja sama inter nasional guna membuka akses pasar lebih luas serta men ciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investasi sektor industri.
“Capaian ini menunjukkan industri pengolahan nonmigas berperan strategis dalam menjaga kinerja ekspor sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional,” kata Agus. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.