RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah menguat tipis sebesar 0,06 persen ke level Rp16.563 per dolar AS pada perdagangan Selasa (14/10/2025), dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 16.570 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia tercatat bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,21 persen, dolar Singapura naik 0,01 persen, won Korea Selatan turun 0,08 persen, sedangkan baht Thailand menguat 0,14 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.587 Per Dolar AS Di Awal Pekan
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,01 persen ke level 99,02. Rupiah juga tercatat menguat terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,16 persen ke posisi Rp22.087, serta terhadap dolar Australia naik 0,07 persen ke Rp 10.782.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, penguatan rupiah didorong oleh meredanya tensi perang dagang antara China dan Amerika Serikat.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.585 Per Dolar AS Jelang Akhir Pekan
“Rupiah juga didukung oleh meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga The Fed setelah komentar dovish dari Kepala The Fed Philadelphia, Anna Paulson, yang mengantisipasi pemangkasan suku bunga lebih besar ke depan,” ujarnya.
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.500–Rp 16.600 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.