Dark/Light Mode

Rupiah Melemah Ke Rp 16.595 Jelang Rilis Data Cadangan Devisa

Selasa, 7 Oktober 2025 09:15 WIB
Foto: Rakyat Merdeka
Foto: Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal perdagangan Selasa pagi. Rupiah turun 0,07 persen ke level Rp 16.595 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 16.545 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,07 persen, baht Thailand melemah 0,27 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,01 persen, dan won Korea Selatan turun 0,12 persen. Sementara itu, dolar Taiwan naik 0,54 persen, yuan China menguat 0,01 persen, dan ringgit Malaysia naik tipis 0,02 persen.

Baca juga : Dolar AS Menguat, Rupiah Awal Pekan Melemah Ke Rp 16.568

Indeks dolar AS tercatat menguat 0,07 persen ke level 97,87. Sementara rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,03 persen ke Rp 22.287, dan terhadap dolar Australia turun 0,05 persen ke Rp 10.936.

Analis pasar keuangan, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah terjadi akibat penguatan dolar AS yang didorong oleh pernyataan bernada hawkish dari pejabat The Federal Reserve (The Fed).

Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.617 Per Dolar AS Jelang Akhir Pekan

“Namun, pelemahan rupiah diperkirakan akan terbatas karena investor tengah menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia yang kemungkinan naik ke 159 miliar dolar AS,” ujarnya.

Lukman memproyeksikan, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.550 hingga Rp 16.650 per dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.