Dark/Light Mode

Dolar AS Menguat, Rupiah Awal Pekan Melemah Ke Rp 16.568

Senin, 6 Oktober 2025 09:20 WIB
Foto: Rakyat Merdeka
Foto: Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah membuka perdagangan awal pekan dengan pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data pasar, rupiah dibuka melemah 0,03 persen ke posisi Rp 16.568 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (3/10/2025) di level Rp 16.563 per dolar AS.

Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.617 Per Dolar AS Jelang Akhir Pekan

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang regional juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang tercatat turun 1,54 persen, dolar Taiwan melemah 0,34 persen, peso Filipina minus 0,34 persen, won Korea melemah 0,24 persen, dolar Singapura minus 0,17 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,10 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia menguat 0,30 persen ke level 97,70, menunjukkan penguatan greenback di pasar global. Meski melemah terhadap dolar AS, rupiah justru menguat terhadap beberapa mata uang lainnya, antara lain poundsterling Inggris naik 0,13 persen ke level Rp 22.300, euro naik 0,07 persen ke level Rp 19.200, dan dolar Australia naik 0,48 persen ke Rp 10.949.

Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.681 Per Dolar AS

Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang mengalami rebound signifikan setelah munculnya pernyataan bernada hawkish dari dua pejabat The Federal Reserve (The Fed).“Pelemahan rupiah didorong oleh penguatan dolar AS sebagai respons terhadap pernyataan hawkish dari dua pejabat The Fed, yakni Logan dan Jefferson, yang menilai bank sentral perlu berhati-hati dalam menurunkan suku bunga,” ujar Lukman dalam riset hariannya, Senin (6/10/2025).

Lebih lanjut, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.500–Rp16.650 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. Dengan sentimen global yang masih didominasi ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi di AS, pelaku pasar diperkirakan akan tetap berhati-hati terhadap potensi pelemahan lanjutan nilai tukar rupiah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.