BREAKING NEWS
 

Menteri Maman Yakin KUR Rp 300 Triliun Mampu Serap 7-9,5 Juta Lapangan Kerja

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 21 Oktober 2025 20:42 WIB
Akad Massal KUR 800 ribu Debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10/2025). (Foto: Dok. Kementerian UMKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meyakini, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 sebesar Rp 300 triliun kepada 2,34 juta debitur baru dan 1,17 juta debitur graduasi, akan memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja nasional.

Dari total target sekitar 3,5 juta debitur yang kita distribusikan melalui program KUR, setiap entitas usaha mampu menyerap 2 hingga 3 tenaga kerja.

“Artinya, ada sekitar 7 hingga 9,5 juta pekerja yang akan terserap melalui program KUR ini,” ucapnya dalam acara Akad Massal KUR 800 ribu Debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10/2025).

Hingga saat ini, penyaluran KUR telah mencapai lebih dari Rp 218 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur UMKM, termasuk debitur baru dan debitur graduasi. Adapun realisasi penyaluran ke sektor produksi mencapai Rp 132,5 triliun atau 60,6 persen dari total penyaluran.

Baca juga : Satu Tahun Kinerja Pangan Nasional, Zulhas: 0% Impor, Surplus 4 Juta Ton Beras

Capaian ini menjadikan tahun 2025 sebagai momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya alokasi KUR sektor produksi menembus angka di atas 60 persen.

“Alhamdulillah, berkat arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk pertama kalinya di era Presiden Prabowo Subianto, alokasi KUR ke sektor produksi mencapai 60 persen, sebuah capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Adsense

Maman menyoroti, mengapa angka 60 persen ini penting? Karena saat KUR dialokasikan ke sektor produksi, dampak ekonominya jauh lebih luas dan penyerapan tenaga kerjanya lebih besar.

Namun diakuinya, masih terdapat sejumlah catatan dalam proses pendistribusian KUR. Dirinya berharap, momentum akad massal ini menjadi komitmen bersama antara kementerian/lembaga (K/L), Pemerintah Daerah (Pemda), dan lembaga keuangan untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.

Baca juga : Mendagri: MPP Bikin Urusan Cepat, Ekonomi Daerah Juga Jalan

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, target penyaluran KUR sebesar Rp 300 triliun pada tahun 2025 harus semakin difokuskan ke sektor-sektor produktif.

"Usaha-usaha produktif biasanya mempekerjakan tiga sampai lima tenaga kerja. Jadi, peningkatan KUR di sektor ini akan menambah jumlah tenaga kerja di bidang wirausaha,” ucapnya.

Pemerintah bersama kementerian terkait, termasuk Kementerian UMKM terus mendorong peningkatan target penyaluran KUR ke sektor produksi dari 60 persen pada 2025 menjadi 62 persen pada 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memperkuat struktur ekonomi produktif nasional.

“Serta, memastikan KUR menjadi instrumen efektif dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Baca juga : Mappan Yakin Visi Presiden Soal Swasembada Pangan Segera Terwujud

Kementerian UMKM bersama Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Daerah, lembaga keuangan, serta para pemangku kepentingan terkait menggelar Akad Massal Program KUR bagi 800 ribu debitur UMKM yang tersebar di 38 provinsi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense