BREAKING NEWS
 

PLN Perkuat Keandalan Listrik Tarakan Lewat Fasilitas Regasifikasi LNG

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Kamis, 30 Oktober 2025 06:08 WIB
Fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG (_Liquefied Natural Gas_) di Tarakan, Kalimantan Utara ini diresmikan oleh  (Dari Kiri ke Kanan) Komisaris Utama PLN EPI Nikson Silalahi (Kiri), Wali Kota Tarakan, Khairul, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, PLT Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono, Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto (Dua dari Kanan), Kepala BIN Daerah Kalimantan Utara, Andri Murhari (Kanan). (Dok. PLN EPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anak perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), yakni PLN Energi Gas, meresmikan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (13/10/2025).

Fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah perbatasan utara Indonesia yang selama ini bergantung pada gas pipa dari lapangan associated minyak dan bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, mengatakan proyek regasifikasi LNG Tarakan merupakan bagian dari program gasifikasi PLN untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik sekaligus meningkatkan ketahanan energi nasional.

Menurut dia, penggunaan gas domestik menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM impor.

“Selain itu, penggunaan LNG atau gas juga akan mengurangi sepertiga emisi karbon dibandingkan BBM dalam mendukung Net Zero Emission,” ujar Rakhmad dalam keterangan resmi PLN EPI, Rabu (29/10/2025).

Rakhmad menambahkan, keberhasilan proyek tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Kayan LNG Nusantara, pemerintah daerah provinsi dan kota, serta sinergi antarlembaga.

Baca juga : BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025

“Koordinasi yang berjalan intensif membuat proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan,” ujarnya.

Fasilitas Mini Regas Tarakan menjadi proyek percontohan konversi BBM ke gas yang akan dikembangkan di wilayah lain.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo mengatakan, regasifikasi LNG dibangun untuk mengatasi persoalan pasokan gas yang kerap tidak stabil.

Menurut dia, keberadaan fasilitas ini akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Tarakan sekaligus menekan penggunaan BBM yang berbiaya tinggi.

Adsense

“Selama ini Tarakan sangat bergantung pada pasokan gas pipa yang sifatnya associated dari produksi minyak sehingga sering fluktuatif. Dengan regasifikasi ini, kita ingin memastikan keandalan listrik yang lebih stabil,” kata Rizal.

Ia menambahkan, penggunaan LNG sebagai sumber energi transisi sejalan dengan kebijakan nasional dalam menekan emisi karbon dan memperluas bauran energi bersih.

Baca juga : Perkuat Ketahanan Pangan, PTBA Hadirkan Dua PLTS Irigasi untuk Petani Muara Enim

Pelaksana Tugas Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Kuswardono, menilai keberhasilan proyek ini bukan hanya menjamin keandalan listrik, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur gas yang adaptif.

“Tarakan ini menjadi contoh nyata kota dengan sistem energi yang terintegrasi, mulai dari jaringan gas rumah tangga hingga regasifikasi LNG untuk listrik. Ke depan, model seperti ini bisa direplikasi di banyak daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, mengapresiasi kerja keras PLN dan seluruh mitra yang terlibat.

Menurut dia, fasilitas regasifikasi LNG menjadi bukti kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan BUMN dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kota Tarakan adalah penghasil minyak dan gas. Sekarang, berkat kerja keras PLN, persoalan listrik sudah jauh lebih baik,” kata Zainal.

Ia menambahkan, fasilitas ini akan memperkuat konektivitas energi dan membuka peluang investasi baru di Kalimantan Utara, terutama untuk mendukung kawasan industri hijau dan wilayah perbatasan.

Baca juga : MedcoEnergi Perkuat Ketahanan Energi di Tengah Dinamika Global

“Ini adalah langkah menuju masa depan energi yang bersih, berdaulat, dan berkeadilan,” tegasnya.

Wali Kota Tarakan, Khairul  juga menyambut baik langkah strategis PLN EPI melalui PLN Energi Gas dalam membangun fasilitas regasifikasi LNG yang akan menjamin pasokan energi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Ketersediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik hadirnya fasilitas ini sebagai solusi nyata bagi keberlanjutan energi di Tarakan,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense