Dark/Light Mode

UNSIA Dorong Pemberdayaan UMKM Tarumajaya Lewat Inovasi Digital dan Kreativitas Bisnis

Rabu, 8 Oktober 2025 16:26 WIB
PkM UNSIA di Desa Tarumajaya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. (Foto: Dok. UNSIA)
PkM UNSIA di Desa Tarumajaya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. (Foto: Dok. UNSIA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Siber Asia (UNSIA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Tarumajaya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, 26 September 2025. Kegiatan PKM ini mengusung tema “Pemberdayaan UMKM melalui Inovasi Digital, Kreativitas, dan Manajemen Bisnis Efektif”. Kegiatan dilakukan sebagai wujud komitmen UNSIA dalam meningkatkan kompetensi masyarakat desa di era digital.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNSIA Abdul Wahab Bangkona, Manajer Kertasari Estate PT London Sumatera Indonesia Tbk. (Lonsum) Dewi Widiastuti, Kepala Desa Tarumajaya Ahmad Iksan, Direktur Bumdes Tarumajaya Entep Sutiaman, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNSIA Adinda Arifiah.

UNSIA membawa lima program studi untuk melaksanakan kegiatan PkM tahun ini, masing-masing dengan fokus kontribusi berbeda:

  • Prodi PJJ Komunikasi: Strategi Promosi dan Komunikasi Bisnis UMKM melalui Optimalisasi Media Sosial
  • Prodi PJJ Sistem Informasi: Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Kasir untuk Efisiensi Operasional UMKM
  • Prodi PJJ Informatika: Penerapan Prompt Engineering untuk Mendukung Layanan UMKM
  • Prodi PJJ Manajemen: Inovasi Socialpreneur: Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui UMKM Digital
  • Prodi PJJ Akuntansi: Penyusunan Laporan Keuangan sebagai Evaluasi Kinerja Usaha UMKM

“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari PT Lonsum dan Pemerintah Desa Tarumajaya yang telah menerima kami kembali untuk bersinergi. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa,” ujar Abdul Wahab, dalam sambutannya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (8/10/2025).

Baca juga : Kemenkop Dorong Percepatan Kopdes Merah Putih Lewat Pembangunan Gerai Dan Gudang

Wahab menambahkan, tahun ini UNSIA memasuki usia ke-5, dan telah memperoleh akreditasi nasional dari BAN-PT serta akreditasi internasional dari EAHEA. UNSIA juga telah menerima penghargaan dari World University Ranking for Innovation (WURI). “Mahasiswa kami kini tersebar di 15 negara dan seluruh wilayah Indonesia,” tambahnya.

Dewi Widiastuti, Manajer Kertasari Estate PT Lonsum, mengapresiasi inisiatif UNSIA yang secara aktif menjalin kolaborasi berkelanjutan. Kata dia, UNSIA langsung jemput bola untuk berdiskusi terkait kegiatan PKM tahun kedua ini.

"Fokus kami tahun ini adalah pemberdayaan UMKM. Harapannya kegiatan ini bisa memberi manfaat luas,” ujar Dewi, yang juga menceritakan bahwa perkebunan teh Kertasari telah berdiri sejak tahun 1906 dan kini berusia 119 tahun.

Kepala LPPM UNSIA Adinda Arifiah berharap, kerja sama antara UNSIA dan PT Lonsum Indonesia dapat berlanjut setiap tahun. “Terima kasih kepada PT Lonsum Indonesia dan Kepala Desa Tarumajaya yang kembali menerima kami. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan perusahaan,” paparnya.

Baca juga : PAM JAYA Dorong Tata Kelola Air Berkeadilan Lewat Nilai Agama dan Budaya

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Tarumajaya Ahmad Iksan menyampaikan apresiasi atas kehadiran UNSIA dan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat. “Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi warga kami. Terima kasih kepada PT Lonsum yang telah memfasilitasi dan UNSIA beserta para dosen yang hadir mendampingi UMKM kami,” ujarnya.

Ahmad Iksan juga menegaskan pentingnya posisi Desa Tarumajaya sebagai salah satu desa kunci dalam konservasi Sungai Citarum, karena berada di hulu sungai. Desa dengan luas 3.717 hektar dan lebih dari 16 ribu penduduk ini kerap menjadi lokasi kunjungan pejabat tinggi, termasuk Presiden ke-RI Jokowi dan para menteri, dalam upaya menjaga kelestarian sumber air Citarum.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan beasiswa pendidikan UNSIA serta penandatanganan MoU antara UNSIA, Pemerintah Desa Tarumajaya, dan PT Lonsum sebagai langkah awal kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan dan pengembangan ekonomi lokal.

Program PKM ditutup dengan sesi interaktif dan pameran mini produk UMKM binaan di Balai Kertasarie, yang menampilkan hasil kreativitas warga desa. Suasana penuh antusiasme terlihat ketika peserta berdiskusi dengan mahasiswa mengenai strategi promosi digital dan desain kemasan produk.

Baca juga : PGN Dorong Budaya Hijau Lewat Eco Green Fest 2025

Melalui kegiatan ini, UNSIA menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga aktif mendorong transformasi sosial-ekonomi masyarakat melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.