Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, Direktur Bisnis di Perum Bulog Febby Novita mengungkapkan, tenant yang beroperasi di kawasan Beloft, bergerak di sektor logistik, olahraga, retail, UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) kuliner, otomotif, hingga jasa parkir.
Febby menjelaskan, kawasan Beloft adalah gudang Bulog yang sudah lama tak terpakai, dengan total luas 4 hektare (Ha).
“Tapi yang ada bangunannya (di lahan) 2 hektare, dan sudah ada tenant yang sewa tahun ini. Semoga Beloft menjadi ikon baru Bulog Business District di Kelapa Gading,” katanya.
Ia mengaku, di kawasan DKI Jakarta saja, nilai aset tidur Bulog mencapai 53 ha. Dengan luasan ini, Bulog harus menyetor Pajak Bumi Bangunan (PBB) kepada negara hingga Rp 12 miliar setiap tahun.
Baca juga : Poles Dulu Kualitas Pelayanan Biar Top
“Kalau kami sewakan, lumayan untuk membayar PBB,” akunya.
BUMN lain yang tengah mengoptimalkan asetnya, Perum Peruri. Perusahaan pelat merah ini melakukan optimalisasi lahan miliknya, di kawasan Blok M.
Pelaksanaan Tugas (Plt.) Direktur Utama Peruri Property Fakky Ismail menyampaikan, M Bloc Space merupakan proyek placemaking hasil kerja sama Peruri dengan PT Ruang Riang Milenial (M Bloc Group), yang mampu mengubah kompleks rumah dinas lama, serta bekas gudang percetakan uang negara yang sempat terabaikan.
“Kolaborasi ini berhasil mengubah area yang sebelumnya terbengkalai menjadi destinasi transit atau ruang kreatif berbasis komunitas yang hidup dan produktif,” ujar Fakky di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Baca juga : Kasus Dugaan Korupsi PDNS, Mantan Dirjen Aptika Kominfo Bakal Disidang
Ia menuturkan, selama enam tahun terakhir, M Bloc Space telah menjadi pionir kawasan kreatif, sekaligus simbol kebangkitan ekonomi kreatif urban, menumbuhkan ratusan pelaku UMKM, musisi, seniman, kreator lintas disiplin dan placemaking di Indonesia.
Sejak awal 2025, kata Febby, M Bloc Space menjalani proses renovasi dan beautifikasi besar-besaran, sebagai langkah evolusi menuju destinasi kreatif urban terdepan di Jakarta.
Kini, M Bloc Space meluncurkan wajah barunya, melalui acara Grand Launching New M Bloc Space, pada Senin (27/10/2025).
“Perputaran ekonomi tidak selalu berasal dari gedung-gedung bertingkat. Justru, ekonomi kreatif tumbuh dari komunitas, musik, kuliner, dialog dan harapan anak muda,” katanya.
Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Chelsea, Derbi London Bakal Dramatis
Itulah sebabnya, pihaknya mendukung kelanjutan pengembangan ini melalui New M Bloc, bukan untuk mengulang hal yang sama, melainkan untuk memperbesar dampak dari sesuatu yang telah terbukti berhasil.
Ia juga menegaskan, sinergi ini berperan penting dalam mendorong keberlanjutan kawasan M Bloc, sebagai contoh kolaborasi strategis antara BUMN dan sektor industri kreatif.
“Kami berharap, M Bloc Space terus menjadi katalis kolaborasi lintas sektor yang menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif nasional,” tutupnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.