BREAKING NEWS
 

AMMAN Dapat Rekomendasi Ekspor Konsentrat Tembaga dari ESDM hingga April 2026

Reporter & Editor :
FAZRY
Sabtu, 1 November 2025 16:54 WIB
Ilustrasi. (Dok. AMMAN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN, IDX: AMMN), memperoleh rekomendasi ekspor konsentrat tembaga sebesar 480.000 metrik ton kering (dmt) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Rekomendasi yang berlaku enam bulan mulai 31 Oktober 2025 ini menjadi dasar bagi Kementerian Perdagangan untuk menerbitkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) konsentrat tembaga bagi perusahaan tersebut.

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai instansi, terutama Kementerian ESDM, yang telah berkoordinasi untuk memahami kendala teknis di fasilitas smelter AMMAN.

“Smelter kami harus berhenti beroperasi sementara pada bulan Juli dan Agustus 2025 karena perbaikan di unit Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant. Kerusakan ini terjadi murni di luar kemampuan kami, tidak disengaja, dan tidak dapat dihindarkan,” ujar Rachmat salam keterangan tertulis, Sabtu (1/11/2025).

Baca juga : Perang Dagang Memanas Ekspor RI Tetap Kinclong

Ia menjelaskan, penghentian operasi sementara dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah serta menjaga keselamatan kerja.

“Perbaikan terhadap komponen utama smelter ini memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan harus dilakukan secara menyeluruh. Mengingat skala dan kerumitan pekerjaan tersebut, proses perbaikan diperkirakan akan berlanjut hingga paruh pertama tahun 2026,” lanjutnya.

Adsense

Selama masa perbaikan, AMMAN tetap menjalankan operasi parsial dengan peningkatan produksi secara bertahap tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Dengan dimulainya kembali penjualan ekspor konsentrat yang sempat terhenti sejak awal 2025, AMMAN dapat memastikan kapasitas gudang penyimpanan tidak melebihi batas, sehingga operasional tambang tetap berjalan dan kontribusi fiskal perusahaan bagi ekonomi nasional maupun daerah dapat terjaga.

Baca juga : BAZNAS Hasilkan 9 Resolusi Di Rakornas 2025 Perkuat Tata Kelola Dukung Asta Cita

Sesuai laporan kinerja kuartal ketiga 2025, AMMAN menargetkan produksi tahun ini sebesar 430.000 dmt konsentrat tembaga, dengan kandungan sekitar 228 juta pon tembaga dan 90.000 ons emas.

Target tersebut mempertimbangkan produksi dari stockpile serta bijih berkadar rendah dari lingkar luar Fase 8, karena kegiatan penambangan masih berfokus pada pengupasan batuan penutup di area tersebut.

Selain itu, AMMAN mencatat persediaan akhir tahun 2024 sebesar 190.000 dmt. Hingga 30 September 2025, produksi konsentrat mencapai 310.143 dmt, di mana 273.506 dmt telah diumpankan ke fasilitas smelter.

Total inventory konsentrat di fasilitas penyimpanan per akhir September tercatat 226.637 dmt. Sebagian dari persediaan konsentrat tersebut akan diekspor, sementara sisanya akan digunakan untuk mendukung proses perbaikan smelter.

Baca juga : Menperin Bekali CPNS Strategi Pembangunan Industri Nasional 2025

Langkah ini menandai kemajuan konsisten menuju pemulihan penuh operasi dan mempertegas komitmen AMMAN dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan serta nilai jangka panjang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense