RM.id Rakyat Merdeka - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ngagel milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjadi salah satu fasilitas utama penyedia layanan bahan bakar gas (BBG) di Surabaya. Melalui layanan beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG), SPBG Ngagel menghadirkan dua produk utama, yakni BBG GasKu untuk kendaraan transportasi dan GasLink untuk kebutuhan ritel.
SPBG yang dioperasikan oleh anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia, ini memiliki kapasitas 4.000–4.500 Liter Setara Premium (LSP). Rata-rata 400–450 kendaraan melakukan pengisian setiap hari, mulai dari mobil pribadi hingga taksi konvensional dan taksi online.
Baca juga : Percepatan Digitalisasi Jadi Peluang Pengembangan AI
Salah satu pengguna, Ahmad Yanto, mengaku merasakan manfaat signifikan setelah lima bulan menggunakan BBG untuk mobil pribadinya. Ia pertama kali tertarik beralih ke BBG berkat rekomendasi Ketua Komunitas Mobil Gas (Komagas) Surabaya Raya dan kini telah bergabung dalam komunitas tersebut.
“Manfaatnya sangat terasa karena lebih hemat dan kualitasnya bagus. Satu tabung BBG seharga Rp45.000 bisa digunakan untuk menempuh jarak 100–120 kilometer. Semoga titik pengisian BBG di Surabaya semakin banyak,” ujarnya.
Baca juga : Bahlil Dan Tanggung Jawab Sejarah Partai Golkar
Saat ini, GasKu dibanderol Rp4.500 per 1 LSP. Selain lebih ekonomis, penggunaan BBG juga menghasilkan emisi karbon 25–35 persen lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional sehingga lebih ramah lingkungan.
Sales Area Head Surabaya PGN Gagas, Dedy Adhariadi, menegaskan bahwa GasKu merupakan bagian dari upaya PGN menghadirkan layanan energi bersih di wilayah SOR III. “Kami terus mengoptimalkan layanan di SPBG Ngagel agar pelanggan setia maupun pelanggan baru semakin nyaman menggunakan GasKu,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.