BREAKING NEWS
 

PLN Cetak Rekor, Pembangkit 5 MW di Aceh Dibangun Cuma Sepekan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 16 Desember 2025 11:49 WIB
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo meninjau PLTD Lueng Bata, Banda Aceh, yang dibangun hanya dalam lima hari kerja. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero) membukukan rekor nasional tercepat membangun pembangkit listrik di Nanggroe Aceh Darussalam. Pembangkit berkekuatan 5 MW (Megawatt) tersebut dibangun hanya sepekan dan akhirnya masuk ke sistem kelistrikan Banda Aceh, hari Sabtu (13/12/2025).

"Dua minggu lalu saya meneken administrasinya dan hanya seminggu tepatnya 5 hari kerja penuh siang dan malam kemudian masuk 5 MW ke sistem, dan besok lagi 5 MW. Total 10 MW dari Lueng Bata," ujar Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN Persero, Rizal Calvary Marimbo dalam keterangan tertulis, Selasa (16/2/2025).

Baca juga : Pertamina Peringati Hari Jadi dengan Penghijauan Ratusan Hektare Lahan

Rizal mengatakan, rekor tercepat sebelumnya PLN mampu membangun pembangkit listrik dalam waktu dua bulan. Dia mengatakan rekor ini terjadi berkat dorongan dan motivasi dari Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat layanan kelistrikan di Banda Aceh. "Menteri ESDM memasang target agar hari ini, Sabtu, pembangkit Leung Bata segera menyala dan kami sanggupi," ucap Rizal.

Adsense

Rizal mengatakan, petugas PLN bekerja siang-malam nonstop membangun pembangkit ini yang dibagi dalam tiga shift.

Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Air Bersih di Aceh dan Sumatra

Nantinya, setelah PLTD Leung Bata ini, akan segera selesai lagi di Krueng Raya sebesar 15 MW dan 50 MW menyusul di Ule Kareng 15 MW, Banda Aceh.

Rizal mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja keras petugas dan karyawan PLN di lapangan. "Mereka yang tanpa lelah siang malam bekerja keras untuk perlahan-lahan menuju pemulihan total listrik di Banda Aceh," papar dia.

Baca juga : Pertamina Pasang PLTS untuk Posko Pengungsian di Aceh Tamiang

Menurut Rizal, pihaknya juga tengah bekerja keras membangun pembangkit sebesar MW 100 MW di dalam Kota Banda Aceh dan di sekitar Kota. Diharapkan, sebelum Ramadan keandalan listrik di Banda Aceh bisa semakin kuat.

"Jadi, kelemahannya di Kota Banda Aceh ini tidak ada pembangkit-pembangkit listrik yang berdaya besar. Sehingga harus bergantung pada daya tertransfer dari tempat yang jauh dari Arun dan Nagan. Sebab itu, kami inisiasi menambah 100 MW di Banda Aceh agar Banda Aceh ini kuat dan mandiri daya lisriknya," ujar Rizal yang sudah dua minggu ini berkantor di Banda Aceh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense