Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pos Kesehatan Nakes Abdya di Aceh Tamiang: Banyak Warga Infeksi Kena Benda Tajam
Minggu, 7 Desember 2025 14:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tenaga Kesehatan (Nakes) Tim Relawan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) membuka pos kesehatan di Desa Dalam, Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu (6/12/2025).
Koordinator Tim Nakes Abdya dr Faizin mengatakan, pos kesehatan dibuka untuk membantu korban banjir yang belum tersentuh layanan kesehatan, karena banyak fasilitas kesehatan (faskes) di Aceh Tamiang masih lumpuh.
Baca juga : SPBU Mulai Hidup Lagi, Aceh Tamiang Perlahan Lepas dari Krisis BBM Pasca Bencana
“Banyak warga belum tertangani, karena Rumah Sakit, Puskesmas bahkan apotek masih tutup,” kata Faizin, Minggu (7/12/2025).
Seharian kemarin, Tim Nakes Abdya dibantu pihak kepolisian setempat menangani 87 pasien. Sebagian besar pasien mengalami luka-luka akibat terkena berbagai benda tajam seperti seng dan paku saat banjir. Selain itu, juga banyak yang mengalami kutu air dan infeksi saluran pernafasan.
Baca juga : Hari Kesehatan Nasional ke-61, DKI Perkuat Penanganan Stroke Dari Hulu Ke Hilir
“Banyak warga yang luka sudah mengalami infeksi, karena sudah berhari-hari belum mendapatkan penanganan,” lanjutnya.
Selain di pos kesehatan, tim medis juga mendatangi pasien atau visit langsung ke rumah pasien. Sebagian warga yang sakit memang tidak bisa dibawa ke pos kesehatan, karena usia maupun tingkat penyakit yang sudah sangat kronis. Rencananya, Nakes dari Tim Relawan Pemkab Abdya akan membuka pos kesehatan di tempat-tempat berbeda secara bergiliran selama tiga hari.
Baca juga : Genset PLN Jaga Layanan RS Aceh Tamiang dan Posko Pengungsi Pascabencana
Sejauh ini, menurut dr Faizin, stok obat-obatan yang dibawa masih mencukupi untuk dua hari ke depan. “Insya Allah cukup, kita sudah persiapkan sejak dari Abdya dan sempat kita tambah lagi saat transit di Medan,” terangnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya