BREAKING NEWS
 

LPDB Koperasi Buka Peluang Pembiayaan Energi, HIPMI Siap Bergerak

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 28 Desember 2025 15:08 WIB
Ketua Satgas Energi HIPMI Jay Singgih (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi membuka peluang pembiayaan bagi koperasi yang bergerak di sektor energi. Kebijakan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas peran koperasi sekaligus memperkuat ekonomi nasional.

Ketua Satuan Tugas Energi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Satgas Energi HIPMI) Jay Singgih menghadiri kegiatan Sosialisasi Program LPDB Koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi Republik Indonesia melalui LPDB Koperasi, pada 26–27 Desember 2025 di Park Hyatt, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, LPDB Koperasi menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang membuka ruang bagi koperasi untuk mengelola usaha pertambangan mineral dan energi.

Baca juga : Pengamat: Jangan Normalisasi Pengibaran Bendera GAM, Itu Simbol Separatis

“Kebijakan ini bukan semata soal izin usaha, tetapi soal keadilan ekonomi. Koperasi diberi ruang masuk ke sektor yang sebelumnya tertutup, agar manfaat ekonomi pertambangan benar-benar dirasakan masyarakat tambang,” ujar Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman.

Pemerintah melalui regulasi terbaru memberikan peluang bagi koperasi untuk terlibat dalam usaha pertambangan mineral, termasuk mineral logam, batu bara, dan minyak dan gas bumi. Kebijakan ini menjadi titik balik bagi koperasi yang sebelumnya lebih banyak bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah serta simpan pinjam.

Adsense

Deva menilai, penguatan koperasi di sektor energi selaras dengan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditujukan untuk menggerakkan kembali perekonomian desa.

Baca juga : Transaksi Nontunai Berkembang Pesat, Pembayaran Cash Tidak Boleh Ditolak

LPDB Koperasi juga berharap tumbuhnya peran koperasi yang melibatkan pengusaha muda dalam memanfaatkan fasilitas pembiayaan untuk memperkuat rantai pasok energi nasional, yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, koperasi merupakan wadah partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperbaiki kondisi ekonomi secara kolektif. Ia juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan rantai pasok energi nasional secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.

Ketua Satgas Energi HIPMI Jay Singgih menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah tersebut. Menurutnya, kehadiran negara melalui koperasi membuka peluang bagi pengusaha muda untuk berpartisipasi di sektor energi dan pertambangan.

Baca juga : PPLI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Sumatera

“Ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, terutama melalui penciptaan lapangan kerja,” ujar Jay.

Ia menambahkan, dengan pembiayaan yang terarah dan kolaboratif melalui dukungan LPDB Koperasi, program pengembangan bioenergi yang sejalan dengan Asta Cita dan Program Strategis Nasional, khususnya swasembada energi dan peningkatan nilai tambah sumber daya dalam negeri, akan lebih mudah diwujudkan.

Jay juga menegaskan, penguatan koperasi merupakan penguatan hak-hak dasar masyarakat sebagaimana visi besar Presiden Prabowo Subianto. Presiden sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat saat memimpin evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan menempatkan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat agar Indonesia semakin berdaulat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense