Dark/Light Mode

Komisi XII Apresiasi Langkah Pemerintah Pulihkan Sektor Energi Pasca Bencana

Senin, 8 Desember 2025 16:38 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya, mengapresiasi langkah Pemerintah dalam menangani dampak bencana di sejumlah daerah di Sumatera, khususnya dalam pemulihan sektor energi.

Ia menilai upaya tersebut mencerminkan koordinasi yang relatif baik antar kementerian dan badan usaha milik negara (BUMN) energi dalam memastikan layanan dasar masyarakat dapat kembali berjalan.

Bambang secara khusus menyoroti peran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) dalam memulihkan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah penanganan kelistrikan di Aceh, di mana hingga 7 Desember 2025, sekitar 93 persen wilayah terdampak telah kembali dialiri listrik, termasuk melalui pembangunan dan pengoperasian tower emergency untuk menggantikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Baca juga : Menteri PPPA: Pemerintah Gercep Penuhi Kebutuhan Perempuan-Anak Korban Bencana

Menurut Bambang, proses pemulihan kelistrikan pascabencana merupakan pekerjaan yang kompleks dan menuntut ketepatan teknis di lapangan.

Pelaksanaan pemulihan dilakukan dalam kondisi geografis dan cuaca yang tidak mudah, sehingga membutuhkan perencanaan yang matang, respons yang cepat, serta koordinasi lintas unit kerja.

“Pemulihan sektor energi pascabencana membutuhkan kerja yang terukur dan koordinasi yang kuat. Apa yang dilakukan Kementerian ESDM bersama PLN dalam mempercepat pemulihan pasokan listrik, termasuk melalui penggunaan tower emergency, menunjukkan upaya serius agar layanan dasar masyarakat segera pulih,” ujar legislator asal daerah pemilihan Bangka Belitung itu.

Selain sektor kelistrikan, Bambang juga mengapresiasi langkah Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero) dalam menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Baca juga : Ferry Irwandi Akui Peran Penting Pemerintah Tangani Bencana Sumatera

Ia mencatat bahwa upaya pengamanan stok serta penyesuaian distribusi telah dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Distribusi BBM dan LPG secara bertahap menunjukkan perbaikan seiring dengan dibukanya kembali jalur logistik dan berfungsinya fasilitas distribusi energi.

Ketersediaan energi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung operasional layanan darurat, mobilitas masyarakat, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak.

“Selain listrik, ketersediaan BBM dan LPG menjadi kebutuhan mendasar masyarakat di daerah bencana. Langkah Kementerian ESDM bersama Pertamina dalam menjaga stok dan menyesuaikan distribusi sangat penting untuk mendukung layanan darurat dan pemulihan aktivitas ekonomi,” katanya.

Baca juga : Pemerintah Harapkan HAM Jadi Kompas Pembangunan

Ke depan, Bambang menegaskan Komisi XII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses pemulihan sektor energi.

Ia juga mendorong penguatan ketahanan infrastruktur energi nasional agar lebih adaptif terhadap risiko bencana, sejalan dengan meningkatnya intensitas kejadian bencana di berbagai wilayah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.