RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan rebranding terhadap produk tabungan hasil kolaborasi dengan PT Pos Indonesia (Persero). Produk lama bernama eBatarapos kini berganti nama menjadi Tabungan BTN Pos dengan target penghimpunan dana murah hingga Rp 5 triliun pada 2026.
Peluncuran dilakukan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu bersama bersama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pos Indonesia Haris serta jajaran manajemen kedua perusahaan, di Bandung, Jumat (9/1/2026). Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat inklusi keuangan nasional melalui kolaborasi strategis.
Menurut Nixon, perubahan nama dan identitas bukan sekadar kosmetik, melainkan bagian dari strategi BTN memperluas akses layanan perbankan. “Produk ini akan kita dorong secara agresif dengan target jelas menuju angka Rp 5 triliun,” ucapnya.
Baca juga : Tanggapi Guyonan Prabowo, PKB Setia Dan Tegak Lurus
Tabungan BTN Pos dirancang untuk menjangkau generasi muda, khususnya Generasi Z dan milenial, yang semakin lekat dengan layanan perbankan digital. Produk ini menawarkan kemudahan transaksi tanpa kartu (cardless) melalui aplikasi Bale by BTN di jaringan besar kantor pos yang tersebar hingga wilayah 3T — tertinggal, terdepan, dan terluar.
Keunggulan Tabungan BTN Pos juga terletak pada kekuatan jaringan Pos Indonesia, yang hampir mencakup setiap kecamatan di Indonesia. Jaringan inilah yang dijadikan aset strategis untuk memperpendek jarak layanan keuangan kepada masyarakat di daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh bank besar.
Baca juga : Sepanjang 2025, Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 25 T
Program rebranding ini diperkenalkan melalui rangkaian acara BTN x PosIND Festival 2026 yang digelar di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Kantor Pos Graha Pos Bandung pada 5–9 Januari 2026. Festival ini memberikan berbagai promosi dan insentif bagi masyarakat yang membuka rekening Tabungan BTN Pos.
Sinergi BTN dan Pos Indonesia tidak hanya mempermudah akses layanan perbankan tetapi juga memperkuat inklusi keuangan nasional. Data internal BTN menunjukkan bahwa lebih dari 500 ribu nasabah e’Batarapos telah dilayani melalui hampir 3.000 outlet kantor pos di seluruh Indonesia sebelum rebranding.
Baca juga : Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap & Serahkan 14 Buron Interpol
Plt Direktur Utama Pos Indonesia Haris menyebut, kerja sama ini telah berjalan lama dan terus beradaptasi. “Kerja sama Pos Indonesia dan BTN ini sudah berjalan sekitar puluhan tahun, dari Batara Pos hingga kini menjadi Tabungan BTN Pos,” ujarnya, menekankan sejarah panjang kolaborasi kedua lembaga.
Dengan hadirnya Tabungan BTN Pos, BTN optimistis layanan perbankan akan semakin mudah diakses berbagai lapisan masyarakat, terutama di daerah yang selama ini belum terjangkau layanan perbankan lengkap. Kombinasi kekuatan jaringan Pos Indonesia dan inovasi digital Bale by BTN menjadi kunci utama strategi ini.
Kolaborasi ini sekaligus mempertegas peran BTN sebagai bank yang tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga sebagai bank nasional yang memperluas inklusi keuangan, khususnya kepada generasi muda dan masyarakat luar Jawa yang selama ini terkendala akses layanan keuangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.