BREAKING NEWS
 

Gandeng KP2MI, PTPN III Perkuat Pelatihan PMI Agroindustri

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 26 Januari 2026 17:14 WIB
Holding PTPN III bersama KP2MI menandatangani kerja sama pelatihan PMI sektor agroindustri, di Jakarta, Senin (26/1/2026). (Dok. PTPN III)

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III atau PTPN III (Persero) memperluas pelatihan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor agroindustri.

PTPN III melalui anak usahanya LPP Agro Nusantara memperkuat kontribusi pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama bareng Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Program ini menyiapkan PMI lebih terampil dan berdaya saing di pasar kerja global. Fokus diarahkan pada peningkatan keterampilan PMI sektor agroindustri.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan kualitas tenaga kerja migran Indonesia. Komitmen itu ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman di Auditorium LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, Sabtu (24/1/2026). Acara itu dihadiri para pemangku kepentingan.

Acara dihadiri Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla. Hadir pula jajaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan LPP Agro Nusantara.

Dzulfikar Ahmad menekankan pentingnya peningkatan kualitas PMI. Menurut dia, isu keterampilan masih menjadi tantangan utama pekerja migran.

Baca juga : Tekan Emisi Dan Hemat Energi, LPCK Perkuat Kawasan Industri Berkelanjutan

“Dibalik roda ekonomi yang berputar, isu keterampilan PMI masih membayangi,” ujar Dzulfikar Ahmad dalam keterangan persnya, Senin (26/1/2026).

Dzulfikar menjelaskan, sepanjang 2025 terdapat 296.948 penempatan PMI ke luar negeri. Negara tujuan terbesar adalah Taiwan dengan dominasi sektor domestik dan perkebunan.

“Sebanyak 63,94 persen PMI terkonsentrasi pada lima jabatan sektor domestik dan agro,” katanya.

Kondisi tersebut membuat peningkatan keterampilan calon PMI menjadi kebutuhan mendesak. Karena itu, KP2MI menjalin kemitraan dengan LPP Agro Nusantara.

Adsense

“Dengan urgensi ini, kami menggandeng LPP Agro Nusantara sebagai Migrant Training Centre,” ucapnya.

Direktur LPP Agro Nusantara Pranoto Hadi Raharjo menyatakan, kesiapan menjalankan amanah tersebut. LPP Agro Nusantara berpengalaman sebagai Corporate University PTPN Group sejak 1950.

Baca juga : Mukhtarudin Gandeng Kapolri Perkuat Perlindungan PMI, Jalur Ilegal Akan Disikat!

“Menjadi kebanggaan bagi kami dipercayai menjalankan peran Migrant Training Centre,” tuturnya.

Pranoto menyebut peran ini strategis bagi penguatan agroindustri nasional. Pelatihan dan sertifikasi telah disiapkan sebagai bekal PMI sektor agro.

“Desain pembelajaran kami unggul dan tepat sasaran untuk kebutuhan lapangan,” kata Pranoto.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Holding PTPN III (Persero) Endang Suraningsih menegaskan dukungan penuh holding. Keterlibatan ini merupakan bagian peran BUMN.

“Holding Perkebunan Nusantara menugaskan LPP Agro Nusantara mengoptimalkan fasilitas dan intellectual capital,” kata Endang.

Dia menilai kerja sama ini sejalan dengan kompetensi LPP Agro Nusantara. Ia berharap program tersebut meningkatkan daya saing dan nilai kompetitif PMI.

Baca juga : Saleh Husin: BUMN Tekstil Bisa Perkuat Daya Saing Industri Nasional

“Harapannya, peran ini memberi dampak signifikan bagi peningkatan daya saing PMI,” ucapnya.

Usai penandatanganan, rombongan meninjau fasilitas pelatihan calon PMI. Peninjauan dilakukan di Gedung Perkebunan Nusantara Corporate University Yogyakarta.

Melalui kerja sama ini, Holding PTPN III menegaskan komitmen pembangunan sumber daya manusia unggul. Program ini mendukung peningkatan daya saing PMI sektor agroindustri global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense