Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PIS-PAL Tandatangani MoU, Perkuat Armada dan Industri Maritim Nasional
Jumat, 2 Januari 2026 13:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL Indonesia resmi menjajaki kerja sama strategis di sektor maritim. Kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Rabu (24/12/2025), sekaligus memperkuat sinergi yang telah dibangun sejak pertengahan tahun ini.
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Kerja sama ditandatangani Direktur Utama PIS Surya Tri Harto dan Chief Executive Officer (CEO) PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod.
Kolaborasi ini mencakup sejumlah poin utama, antara lain pengembangan peluang pembangunan dan modifikasi kapal, pemeliharaan serta perbaikan armada, pengembangan kapabilitas industri, hingga peningkatan kapasitas dan kompetensi pekerja.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menilai, kerja sama tersebut sebagai langkah awal yang positif.
Baca juga : Pemprov Banten–Propan Raya Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Industri dan Vokasi
“Ini adalah langkah pertama yang sangat bagus dan kami sangat berterima kasih atas hubungan serta dukungan yang cukup besar dari PT PAL. Kami sadar harus terus bertransformasi karena saat ini kami sedang dalam proses transformasi untuk membawa industri energi lebih maju lagi,” ujar Simon.
Direktur Utama PIS Surya Tri Harto menegaskan, sinergi ini menjadi jawaban atas tantangan industri energi, baik di tingkat domestik maupun global.
“Tantangan energi di domestik dan global mengharuskan PIS terus memperkuat armada dan layanannya. Sinergi dengan PT PAL merupakan salah satu langkah strategis perusahaan untuk melayani kebutuhan energi nasional,” kata Surya.
Menurutnya, penandatanganan MoU tersebut tidak hanya berorientasi pada penguatan bisnis PIS, tetapi juga menjadi wujud komitmen memajukan industri maritim nasional. “MoU ini juga menandai komitmen kami dalam memajukan industri maritim dalam negeri,” tegasnya.
Baca juga : SBIN, Jurus Perkuat Daya Saing Industri
Kolaborasi strategis ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, mulai dari perawatan dan perbaikan kapal hingga pembangunan kapal PIS yang telah dilakukan oleh PT PAL Indonesia.
PIS telah mendistribusikan sekitar 161 miliar liter minyak, produk Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke dalam dan luar negeri. Capaian tersebut ditopang transformasi bisnis PIS, termasuk peremajaan armada dan pemeliharaan kapal secara berkelanjutan.
Saat ini, PIS mengoperasikan sekitar 750 kapal, baik milik maupun sewa. Sebanyak 111 unit di antaranya merupakan kapal milik sendiri. Armada tersebut melayani pengiriman energi serta kebutuhan pelayaran domestik dan internasional, menjadikan PIS salah satu operator pelayaran terbesar di Asia Tenggara.
Sementara itu, CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menegaskan, kolaborasi ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian industri maritim nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global.
Baca juga : Katup Hingga Manifold Buatan RI Siap Perkuat Industri Migas Nasional
“Ini adalah satu tangga pertama bagi kita untuk menghidupkan industri secara keseluruhan di Indonesia. Ketika dapat mengonsolidasikan dengan baik, maka akan menghidupkan potensi market dan memberikan multiplier effect bagi ekosistem industri maritim,” ujar Kaharuddin.
Langkah kolaborasi ini menjadi upaya strategis PIS dan PT PAL Indonesia dalam memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh dan berdaya saing. Melalui optimalisasi aset dan jaringan kedua perusahaan, sinergi ini diharapkan membuka peluang baru, memperkuat ekosistem pelayaran nasional, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya