BREAKING NEWS
 

Jaga Stabilitas Jelang Ramadan Dan Lebaran

Amran Ancam Pengusaha Yang Mainkan Harga Sapi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Selasa, 27 Januari 2026 06:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: Dok. Kementerian Pertanian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah dan pelaku usaha penggemukan sapi/kerbau (Feedlotter) menyepakati harga sapi hidup di angka Rp 55 ribu per kilogram (kg). Kesepakatan itu untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap daging ruminansia (sapi/kerbau). Terutama menyambut Ramadan dan Lebaran.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, melalui kesepakatan harga sapi hidup ini, diharapkan akan berimplikasi positif pada Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

“Kesepakatan ini diterapkan selama Ramadan sampai Idul Fitri agar pedagang daging ruminansia dapat memberikan harga yang baik dan wajar ke masyarakat,” kata Amran dalam keterangan resmi Bapanas, Minggu (25/1/2026).

Baca juga : Kali Cakung Lama Segera Dilebarkan

Amran juga menjelaskan, apabila ada pelaku usaha penggemukan sapi/kerbau yang melepas ke pelaku usaha potong hewan dengan harga melebihi Rp 55.000 per kg, dipastikan Pemerintah akan melakukan tindakan tegas.

Adapun HAP tingkat produsen dan HAP tingkat konsumen untuk daging ruminansia telah diatur dalam Peraturan Bapanas Nomor 12 Tahun 2024.

HAP tingkat produsen sapi hidup ditetapkan Rp 56.000 per kg sampai Rp 58.000 per kg. Sedangkan HAP tingkat konsumen untuk daging sapi segar/CHILLED paha depan Rp 130.000 per kg, paha belakang Rp 140.000 per kg, paha depan beku Rp 105.000 per kg, dan daging kerbau beku Rp 80.000 per kg.

Baca juga : Hajar Arsenal, MU Ajaib

“Saat ini kami cek harganya masih di bawah HAP, sekitar Rp 55.000 per kilogram. Kalau saya temukan pelanggaran di antara pemegang kuota impor sapi/kerbau, bakalan saya cabut izinnya,” tegas Amran.

Dia menerangkan, saat ini ada 80 perusahaan pemegang kuota impor sapi/kerbau. Jumlahnya sekitar 700 ribu ekor.

“Pokoknya perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, stabilkan harga, titik,” ucap Amran.

Adsense

Baca juga : Boyong 135 Medali Emas, Indonesia Lampaui Target

Dalam Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau per 6 Januari 2026, proyeksi ketersediaan stok secara nasional sampai Idul Fitri pada Maret 2026 masih mencukupi.

Stok awal tahun 2026 berada di 41,7 ribu ton. Kemudian, produksi dalam negeri ditambah hasil potong sapi/kerbau bakalan impor selama 3 bulan nanti dapat mencapai 125,2 ribu ton.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense