BREAKING NEWS
 

Manajemen BCA Optimistis Catat Pertumbuhan Ke Depan

Investor Asing Lepas Saham, BBCA Anjlok

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 29 Januari 2026 06:35 WIB
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong. (Foto: Dok. BCA)

 Sebelumnya 
“BCA menilai kondisi perekonomian tahun ini akan lebih positif,” tegas Vera. 

Dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026, BCA juga melakukan upgrade guidance pertumbuhan kredit. 

Perseroan memproyeksikan pertumbuhan kredit berada di kisaran 8 persen hingga 10 persen pada tahun ini. 

Selain itu, BCA menargetkan margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM) berada di kisaran 5,4 persen hingga 5,6 persen. 

Baca juga : Gubernur BI: Kita Bersyukur Kinerja Perekonomian Baik

Target tersebut sedikit menurun dibandingkan realisasi NIM tahun lalu yang mencapai 5,7 persen secara tahunan. 

Adsense

“NIM diproyeksikan turun seiring ekspektasi dampak penurunan suku bunga acuan atau BI rate yang lebih terasa pada tahun ini,” ujar Vera. 

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) BCA ditargetkan tetap terjaga di kisaran 1,8 persen hingga 2 persen. Target ini sedikit meningkat dibandingkan realisasi NPL 2025 yang berada di level 1,7 persen, dengan pencadangan NPL serta rasio Loan at Risk (LAR) yang tetap memadai, masing-masing sebesar 183,8 persen dan 71,6 persen. 

Kantongi Laba Rp 57,5 Triliun 

Sepanjang 2025, BCA bersama entitas anak usahanya berhasil membukukan pendapatan operasional yang tumbuh 5,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). 

Baca juga : Nyok, Hentikan Buang Sampah Sembarangan

Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun, tumbuh 4,9 persen yoy. 

Dari sisi penyaluran kredit, total kredit BCA tumbuh 7,7 persen yoy menjadi Rp 993 triliun, dengan rata-rata pertumbuhan kredit mencapai 10,8 persen sepanjang 2025. 

Kredit tersebut tersebar di berbagai sektor, antara lain manufaktur, perdagangan, restoran, hotel, serta rumah tangga. 

“Hal ini selaras dengan komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia,” kata Hendra. 

Baca juga : Como Melesat Di Italia

Kredit usaha yang disalurkan BCA tumbuh 9,9 persen yoy menjadi Rp 756,5 triliun per Desember 2025. Penyaluran ini mencerminkan komitmen BCA dalam mendukung perkembangan dunia usaha nasional. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense