BREAKING NEWS
 

Analis: 8 Agenda Reformasi OJK Perkuat Integritas Pasar Modal Indonesia

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 2 Februari 2026 08:12 WIB
Ilustrasi aktivitas pasar modal Indonesia (Foto: M Qori Haliana/Rakyat Merdeka/RM.id)

Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI) mendukung penuh 8 rencana aksi strategis untuk mempercepat agenda reformasi yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Danantara Indonesia.

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah krusial untuk memperbaiki kualitas dan daya saing BEI itu diyakini mampu menjawab tantangan struktural pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun global.

Dalam penilaian PAEI, 8 rencana aksi itu dirancang untuk memperkuat integritas pasar melalui peningkatan transparansi, tata kelola, dan likuiditas perdagangan saham.

Baca juga : BPKN: Praktik Goreng Saham Harus Ditindak, Ancam Integritas Pasar Modal

Sebagai organisasi profesi analis, PAEI menilai efektivitas reformasi sangat bergantung pada kualitas informasi yang tersedia di pasar. Integritas data dan tata kelola emiten menjadi fondasi utama bagi terbentuknya kepercayaan pasar, serta mekanisme pembentukan harga yang sehat dan efisien.

“Reformasi ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia. Dengan kebijakan yang presisi dan kolaboratif, kepercayaan investor domestik maupun global akan semakin menguat,” tegas Ketua Umum PAEI, David Suyanto, Senin (2/2/2026).

8 Agenda Reformasi OJK

8 agenda reformasi yang didorong regulator mencakup peningkatan batas minimum saham beredar di publik (free float), penguatan keterbukaan Ultimate Beneficial Ownership, serta penyediaan data kepemilikan saham yang lebih rinci. 

Baca juga : Ini Jurus OJK Perkuat IHSG Dan Jaga Kepercayaan Investor

Selain itu, rencana demutualisasi bursa, penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten, peningkatan standar kompetensi pengurus emiten, pendalaman pasar secara menyeluruh, hingga penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan juga menjadi fokus utama.

PAEI memandang langkah-langkah tersebut sejalan dengan praktik terbaik di pasar modal global.

Peningkatan free float dan transparansi kepemilikan diyakini efektif memperbesar likuiditas, menekan asimetri informasi, serta memperbaiki persepsi investor terhadap kredibilitas pasar modal Indonesia.

Implementasi Bertahap & Proporsional 

Baca juga : Menhub Resmikan Stasiun Jatake, Perkuat Transportasi Massal Tangerang

PAEI mengingatkan agar implementasi kebijakan tersebut dilakukan secara bertahap dan proporsional. Pendekatan yang adaptif penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan investor dan kelancaran aktivitas perdagangan, tanpa menimbulkan gejolak yang berlebihan di pasar.

PAEI menyatakan siap terus berperan aktif sebagai mitra strategis regulator dan pelaku industri.

Melalui kajian berbasis riset dan data, PAEI berharap 8 rencana aksi tersebut dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan, demi mewujudkan pasar modal Indonesia yang adil, efisien, dan berintegritas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense