Dark/Light Mode

Transformasi PalmCo Dinilai Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Sabtu, 24 Januari 2026 08:51 WIB
Danantara Asset Management (DAM) menilai modernisasi bisnis sawit yang dilakukan PalmCo telah masuk ke tahap eksekusi nyata dan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian pangan, energi, serta kedaulatan ekonomi nasional. Foto: PalmCo.
Danantara Asset Management (DAM) menilai modernisasi bisnis sawit yang dilakukan PalmCo telah masuk ke tahap eksekusi nyata dan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian pangan, energi, serta kedaulatan ekonomi nasional. Foto: PalmCo.

RM.id  Rakyat Merdeka - Transformasi berkelanjutan yang dijalankan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero), dinilai tidak sekadar jargon. Danantara Asset Management (DAM) menilai modernisasi bisnis sawit yang dilakukan PalmCo telah masuk ke tahap eksekusi nyata dan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian pangan, energi, serta kedaulatan ekonomi nasional.

Managing Director Business 2 Danantara, Setyanto Hantoro, menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja perdananya ke PTPN IV Regional III di Riau, Rabu (21/1/2026). Kunjungan berlangsung di Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar.

Turut hadir Managing Director Risk Management Danantara Riko Banardi, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa, serta jajaran manajemen regional setempat.

“Transformasi di sektor perkebunan tidak cukup berhenti pada perencanaan. Yang kami lihat di sini adalah konsistensi dan keberanian mengeksekusi perubahan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Ini penting untuk mendukung kemandirian pangan dan energi sekaligus kedaulatan ekonomi,” ujar Setyanto.

Hal senada disampaikan Riko Banardi. Ia mengatakan kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Danantara untuk mempelajari teknis bisnis sawit terintegrasi PalmCo, sehingga kolaborasi sebagai pemegang saham dapat diperkuat ke depan.

“Saya bangga sekaligus sangat impressed dengan PTPN IV PalmCo. Pertama, bottom line PalmCo sangat jelas, impact dan output-nya nyata. Kedua, saya bangga Pak Jatmiko bisa menyeimbangkan digitalisasi, mekanisasi, dan manusianya,” paparnya.

PalmCo saat ini mengelola lebih dari 600.000 hektare perkebunan sawit nasional. Dalam kunjungan tersebut, manajemen Danantara meninjau langsung rantai bisnis terintegrasi PalmCo, mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan, hingga pemanfaatan limbah menjadi energi baru terbarukan.

 

Baca juga : Bayer Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Peningkatan Produktivitas Jagung Di Jateng

Sentra Pembibitan Sawit Unggul

Kunjungan diawali dari sentra pembibitan Kebun Sei Pagar, salah satu dari tujuh pusat pembibitan sawit unggul bersertifikat di Riau. Fasilitas ini menjadi tulang punggung program peremajaan sawit rakyat sejak 2021.

Hingga kini, sekitar 2,56 juta bibit sawit unggul telah disalurkan kepada lebih dari 8.900 petani.

Program tersebut bertujuan memperkecil kesenjangan produktivitas antara kebun rakyat dan kebun perusahaan, persoalan struktural yang selama ini membayangi industri sawit nasional.

Dalam proses pembibitan, PalmCo memadukan teknologi dan mekanisasi, mulai dari sistem irigasi sprinkle, penggunaan drone sprayer, hingga pengembangan penangkaran serangga penyerbuk elaeidobius.

 

Digitalisasi dan Mekanisasi Perkebunan

Digitalisasi menjadi salah satu pilar transformasi PalmCo. Sejumlah aplikasi internal seperti Digital Farming dan Agroview dimanfaatkan untuk pengendalian biaya serta peningkatan produktivitas.

Baca juga : Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Amankan 3 Poin di GBK

Di lapangan, digitalisasi tersebut diperkuat dengan mekanisasi peralatan panen dan perawatan kebun, seperti grabber dan spreader.

Di sektor pengolahan, Danantara memberi perhatian pada penerapan teknologi on-site seperti sistem Intank yang memungkinkan pemantauan stok minyak sawit mentah (CPO) secara real-time.

Sinergi digitalisasi dan mekanisasi tercermin pada kinerja PTPN IV Regional III sepanjang 2025.

Produksi tandan buah segar (TBS) inti regional tumbuh 5,4 persen menjadi 1,6 juta ton, dengan produktivitas mencapai 24,07 ton per hektare per tahun.

Pabrik kelapa sawit mencatat produksi CPO sebesar 575.000 ton dengan produktivitas 5,68 ton per hektare per tahun, sementara produksi minyak inti sawit (PKO) mencapai 115.000 ton.

Rendemen CPO tercatat 23,59 persen, melampaui target perusahaan.

 

Kinerja Konsolidasi PalmCo

Baca juga : Dorong Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan pada Puncak Hari Desa Nasional 2026

Kontribusi regional menopang kinerja konsolidasi PalmCo. Secara keseluruhan, produktivitas CPO perusahaan mencapai 4,70 ton per hektare per tahun, tumbuh 9 persen dibanding tahun sebelumnya.

Laba bersih PalmCo mencapai Rp 6,19 triliun, atau sekitar 170 persen dari target RKAP.

Setyanto menilai capaian tersebut mencerminkan praktik terbaik transformasi bisnis perkebunan yang modern, efisien, dan berorientasi keberlanjutan.

“Apa yang kami lihat menunjukkan integrasi antara digitalisasi, mekanisasi, serta prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Ini bukan retorika, tetapi kerja nyata di lapangan,” katanya.

Ia juga menyebut PalmCo berpotensi menjadi contoh dalam mewujudkan visi Danantara sebagai sovereign wealth fund berkelas global yang menekankan pengelolaan aset negara secara berkelanjutan untuk menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menegaskan transformasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Sejalan dengan arahan Danantara dan BP BUMN, kami bertumpu pada tiga pilar utama: peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan keberlanjutan. Ketiganya kami jalankan secara simultan,” ujarnya.

Di tengah tantangan global sektor pangan dan energi, langkah-langkah PalmCo menunjukkan bahwa modernisasi BUMN perkebunan tidak hanya relevan bagi kinerja korporasi, tetapi juga strategis bagi ketahanan ekonomi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.