RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan kontribusi sosial melalui capaian membanggakan pada Malam Penganugerahan Penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 ke-17 di Jakarta.
Dalam ajang tahunan yang digelar oleh La Tofi, selaku Penggagas IGA, PHE ONWJ berhasil meraih 7 piala penghargaan atas berbagai program inovasi dan inisiatif berkelanjutan yang berdampak nyata.
“PHE ONWJ meraih penghargaan The Best IGA 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan melalui lima program unggulan yang dinilai memberikan manfaat dan praktik baik secara berkelanjutan,” sebut keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).
Selain itu, PHE ONWJ juga memperoleh Best Program IGA 2026 untuk kategori Penyelamatan Sumber Daya Air melalui program Pengaplikasian Sensor Akumulator Liquid (SANMOL) pada depurator yang fokus pada upaya mengurangi beban air terproduksi.
Baca juga : Perkuat Akses Pasar Global, UMKM Perempuan Indonesia Ramaikan Spring Fair 2026
Tidak hanya pada aspek air, PHE ONWJ juga meraih penghargaan kategori Rekayasa Teknologi Hemat Energi & Energi Terbarukan melalui program Peningkatan Keandalan Cooling System Gas Engine Generator dengan inovasi High Temperature Preventer Cage (HTPC), yang berkontribusi pada upaya penurunan konsumsi bahan bakar pada mesin diesel generator di Anjungan Lepas Pantai KLA.
Pada aspek keanekaragaman hayati, PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA (Orang Tua Asuh Karang di Laut Utara Jakarta dan Jawa Barat) dengan inovasi modul paranje.
Dalam kategori Mempelopori Pencegahan Polusi, PHE ONWJ meraih penghargaan melalui program percepatan waktu shutdown platform dengan inovasi Quick Response SD Button (QREB) yang bertujuan mengurangi emisi gas buang kapal di Anjungan Lepas Pantai Echo.
Sementara itu, pada kategori Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu, PHE ONWJ mendapat apresiasi atas program Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu melalui pemanfaatan sampah palet kayu bekas yang digunakan di Gudang Marunda menjadi produk kreatif, mendorong ekonomi sirkular sekaligus mengurangi timbulan sampah.
Baca juga : J Trust Bank Jadi Sponsor Utama Indonesia Women`s Open 2026
Penghargaan lainnya yang diraih adalah Best 100 Operation Unit / Sites / Suppliers Indonesia 2026-La Tofi ESG Rating.
Atas pencapaian tersebut, General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama mendapatkan apresiasi sebagai ‘The Best Sustainability Leader’ yang mencerminkan penguatan praktik environmental, social, and governance (ESG), serta upaya Perusahaan dalam menjalankan operasi yang andal, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Acara penganugerahan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya La Tofi selaku prakarsa/penggagas Indonesia Green Awards, serta Jo Kumala Dewi, Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup.
Sr Manager Production & Project Wirdan Arifin dan Manager HSSE Operations Budiman Sarwidi mewakili PHE ONWJ untuk menerima penghargaan.
Baca juga : Satu Dekade Berdiri, Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi 2025
“Capaian ini menjadi wujud kepedulian PHE ONWJ terhadap isu-isu lingkungan dan sosial yang terjadi di Indonesia,” kata Muzwir.
Dia menegaskan, PHE ONWJ berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mengembalikan, melestarikan, dan menjaga lingkungan.
“Sekaligus menciptakan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi,” pungkas Munzir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.