BREAKING NEWS
 

Program Si-Muli Percepat Transformasi Digital Barang & Jasa di Lampung Selatan

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 9 Februari 2026 08:20 WIB
Peluncuran program Si-Muli (Sistem Informasi Market Ulun Lampung Asli. (Foto: Dok. Mbiznet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat transformasi pengadaan barang dan jasa melalui program Si-Muli (Sistem Informasi Market Ulun Lampung Asli).

Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pengadaan yang transparan, akuntabel, inklusif, dan berpihak pada pelaku usaha lokal, khususnya UMKM.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Setda Lampung Selatan Supriyanto, Direktur Utama Perseroda Lampung Selatan Maju, Baiquini Aka Sanjaya, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, serta para pemangku kepentingan terkait.

Radityo menyampaikan, bahwa program Si-Muli merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola belanja pemerintah yang lebih modern dan berintegritas, sekaligus memperluas akses pelaku usaha lokal terhadap belanja pemerintah daerah.

“Si-Muli bukan sekadar sebuah sistem, melainkan ekosistem digital yang mengintegrasikan pemasaran dan inovasi, agar produk lokal Lampung Selatan tidak lagi dipandang sebelah mata dan dapat dikelola secara profesional dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah," ujar Radityo dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Baca juga : Transformasi Pesantren Jadi Kunci Cetak Generasi Unggul

Radityo menambahkan, bahwa pemanfaatan Si-Muli diharapkan dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah sebagai bagian dari kebijakan pengadaan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama Perseroda Lampung Selatan Maju, Baiquini menyampaikan, bahwa pengembangan Si-Muli tidak terlepas dari komitmen untuk memperkuat tata kelola pengadaan yang bersih dan transparan.

“Melalui Si-Muli, Perseroda mendorong belanja pemerintah yang lebih transparan, terdokumentasi, dan mudah diawasi, sejalan dengan rekomendasi pemanfaatan e-commerce dalam pengadaan barang dan jasa," ujar Baiquni.

Dari sisi kebijakan dan implementasi teknis pengadaan, Gunawan menyampaikan, bahwa pemanfaatan Si-Muli akan memperkuat konsistensi pelaksanaan pengadaan sesuai regulasi.

Adsense

“Peluncuran Si-Muli menjadi simbol inovasi dan kreativitas yang digagas oleh BUMD PT Lampung Selatan Maju, sekaligus sebagai ajakan kolaborasi untuk pelaku usaha lokal untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan, membuka peluang keuntungan finansial bagi pelaku usaha, " ujar Gunawan.

Baca juga : Pemprov DKI Kebut Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Jakarta Selatan

Menurutnya peluncuran Si-Muli menjadi simbol inovasi dan kreativitas yang digagas oleh BUMD PT Lampung Selatan Maju, sekaligus sebagai ajakan kolaborasi untuk pelaku usaha lokal untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan, membuka peluang keuntungan finansial bagi pelaku usaha, serta memperkuat kapasitas keuangan Pemerintah Daerah.

Menanggapi penguatan sistem dan dukungan teknis, VP of Mbizmarket, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa pengembangan Si-Muli dirancang untuk memastikan seluruh proses pengadaan berjalan lebih tertib, transparan, dan mudah diakses oleh penyedia, khususnya UMKM.

“Melalui Si-Muli, kami memastikan proses pengadaan pemerintah berjalan dalam satu ekosistem digital yang utuh, mulai dari pemesanan, persetujuan, hingga pembayaran," ujar Ade.

Ade menambahkan, seluruh transaksi tercatat secara digital dan memberikan kepastian pembayaran bagi penyedia, sehingga UMKM dapat berpartisipasi dengan lebih percaya diri.

"Dengan pemanfaatan program Si-Muli, seluruh proses pengadaan dilakukan dalam satu ekosistem terintegrasi," ujar Ade.

Baca juga : Perkuat Transformasi Bisnis, Asuransi Jasindo Komit Layanan Klaim Makin Cepat

Proses belanja pemerintah dilaksanakan dengan mengadopsi alur pengadaan sesuai ketentuan. Pejabat Pengadaan melakukan pemesanan barang dan jasa, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) meninjau dan memberikan persetujuan, serta Bendahara melaksanakan pembayaran.

Dengan platform Si-Muli dan seluruh prosesnya terekam secara digital, sehingga menjamin transparansi dan akuntabilitas.

Ekosistem pengadaan digital ini juga didukung oleh pembayaran online yang bekerja sama dengan BPD Lampung dan Finnet Telkom menggunakan Kode Billing sehingga pembayaran dapat diterima oleh penyedia UMKM paling lambat H+3 setelah Berita Acara Serah Terima (BAST) dibuat.

Melalui penguatan program Si-Muli, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pengadaan digital yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense