BREAKING NEWS
 

PGN Optimalkan BioCNG Untuk Perkuat Energi Ramah Lingkungan

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 10 Februari 2026 13:21 WIB
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan pemanfaatan BioCNG sebagai bagian dari penguatan layanan beyond pipeline serta penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) akan menjadi offtaker utama BioCNG dari fasilitas produksi yang dikembangkan oleh KIS Group dan AEP Group di Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau.

Dimulainya proyek strategis tersebut ditandai dengan seremoni pembangunan pabrik BioCNG pada Jumat (6/2/2026). Fasilitas itu dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal I-2027.

Baca juga : Pemerintah Perkuat Keamanan Pangan

Pabrik BioCNG tersebut akan memanfaatkan metana dari pengelolaan limbah kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang dihasilkan oleh PT Bina Pitri Jaya, bagian dari AEP Group. Setelah beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan mampu memproduksi BioCNG sekitar 142.450 MMBTU per tahun serta mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 70.085 ton CO2 per tahun.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra mengatakan optimasi BioCNG merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di berbagai sektor.

Adsense

“BioCNG menjadi langkah strategis PGN dalam memperluas portofolio gas rendah karbon sekaligus memperkuat fleksibilitas pasokan beyond pipeline dalam mendukung percepatan transisi energi,” kata Mirza dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca juga : Polres Kepulauan Seribu-Pelaku Usaha Pelayaran Perkuat Sinergi Lewat Sepak Bola

Menurut dia, PGN bersama PGN Gagas berkomitmen menyediakan energi yang lebih bersih serta mendorong integrasi gas bumi dengan energi baru terbarukan dalam ekosistem energi nasional.

Senada dengan itu, Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menyatakan pihaknya siap memanfaatkan BioCNG untuk melengkapi sumber energi ramah lingkungan, khususnya bagi pelanggan yang belum terjangkau jaringan pipa gas.

“Kapabilitas penyaluran CNG yang kami miliki akan dioptimalkan untuk menyalurkan BioCNG kepada pelanggan. Kerja sama ini juga memberikan nilai tambah dalam mendukung pertumbuhan industri hijau,” ujarnya.

Baca juga : Industri Sawit Dukung Biodiesel untuk Ketahanan Energi Dan Penghematan Devisa

Sementara itu, Founder dan CEO KIS Group K.R. Raghunath mengatakan pengembangan pabrik BioCNG tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa solusi energi terbarukan berskala komersial dapat diwujudkan sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat lokal,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense