BREAKING NEWS
 

KAI Logistik Incar Pendapatan Capai Rp 2,47 Triliun Tumbuh 119 Persen di 2026

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 3 Maret 2026 11:44 WIB
Foto: Dok. KAI Logistik

RM.id  Rakyat Merdeka - PT KAI Logistik menetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan.

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan menegaskan, perusahaan menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 triliun atau tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp 1,1 triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp 176 miliar.

“Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Baca juga : LPKR Catat Pendapatan Rp9,03 Triliun Di 2025 Dan Laba Bersih Rp470 Miliar

Yuskal mengatakan, target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan.

Dari sisi operasional, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152 persen dibandingkan capaian tahun 2025.

Adsense

Sementara itu, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan realisasi sebelumnya.

Yuskal menyampaikan, lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha.

Baca juga : Astra Kantongi Pendapatan Rp 323,4 Triliun di 2025

“Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” ujarnya.

Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19 persen dibandingkan kinerja tahun 2025.

“Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat,” katanya.

Selain penguatan kapasitas angkutan, tambah Yuskal, KAI Logistik juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce, serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur. Termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah.

Baca juga : Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 44 Triliun Saat Ramadan dan Idul Fitri 2026

“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, KAI Logistik menegaskan komitmennya, untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense